ID EN

PBSI Bedah Performa Tim Bulu Tangkis di BATC 2026, Fokus Total Menuju Thomas dan Uber

Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:30

Penulis: Arif S

Tim putri bulu tangkis Indonesia
Tim putri bulu tangkis Indonesia di Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 di Conson Gymnasium, Qingdao, China.
Sumber: PBSI

Pencapaian Indonesia di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 menjadi bahan evaluasi menuju Piala Thomas dan Uber 2026 di Forum Horsens, Denmark, 24 April-3 Mei mendatang.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian menegaskan partisipasi Indonesia di BATC lebih berorientasi pada proses ketimbang hasil akhir.

“BATC kami manfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Thomas dan Uber Cup. Karena itu, kami tidak menurunkan full team, melainkan memberi kesempatan lebih besar kepada pemain-pemain muda,” ujar Eng Hian.

Keputusan menurunkan kombinasi pemain muda dan senior menjadi bagian dari strategi jangka menengah. 

Menurut Eng Hian, ajang tersebut menjadi sarana penting untuk menilai performa individu, mental bertanding, serta penerapan strategi tim sebelum menyusun komposisi skuad untuk Piala Thomas dan Uber.

Selain itu, BATC juga menyimpan nilai strategis dari sisi peringkat dunia. Poin yang diraih para atlet akan berdampak pada posisi Indonesia di turnamen-turnamen berikutnya — faktor krusial dalam menentukan undian dan peta persaingan.

Evaluasi Tim Putri: Konsisten di Empat Besar

Dari sisi hasil, Tim Beregu Putri Indonesia membawa pulang Medali perunggu. Pencapaian ini sesuai target yang ditetapkan. Indonesia terhenti di semifinal setelah takluk 1-3 dari Korea Selatan di Conson Gymnasium, Qingdao, China, Sabtu 7 Februari 2026.

Hasil ini menyamai pencaaian pada BATC 2024, ketika tim putri kalah 1-3 dari Thailand di semifinal. Hingga kini, prestasi terbaik Indonesia di sektor putri adalah menjuarai edisi 2022 setelah menundukkan Korea Selatan 3-1 di final.

Eng Hian mengapresiasi performa sejumlah pemain, termasuk Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan kembalinya Ester Nurumi Tri Wardoyo dengan penampilan solid yang menjadi catatan positif menuju Piala Uber.

Tim Putra Belum Capai Target Final

Sementara itu, hasil tim beregu putra belum sepenuhnya memuaskan. Indonesia menargetkan lolos ke final, namun Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan tersingkir di semifinal setelah takluk 1-3 dari Jepang.

Eng Hian menyebut performa sejumlah pemain masih perlu ditingkatkan menjelang Piala Thomas. 

Meski begitu, ada perkembangan positif di sektor tunggal putra. Moh Zaki Ubaidillah, Prahdiska Bagas Shujiwo, dan Richie Duta Richardo dinilai semakin matang dalam menghadapi tekanan pertandingan beregu.

Medali perunggu yang diraih tim putra dan putri Indonesia di BATC 2026 memang belum menjawab seluruh ekspektasi. 

Namun bagi PBSI, turnamen ini memberikan data dan gambaran penting tentang kedalaman skuad, kesiapan mental, serta komposisi ideal menuju Denmark.

Kini fokus bergeser ke Forum Horsens. Evaluasi sudah dilakukan, pengalaman sudah didapat, dan regenerasi mulai terlihat. Tantangan berikutnya memastikan semua proses itu bermuara pada satu hal, membawa pulang Piala Thomas dan Uber ke Indonesia.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!