Kabut Asap dan Suhu Dingin Bayangi India Open 2026, BWF Akui Kendala Kualitas Udara
Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:30
Penulis: Arif S

Sumber: Pixabay
Sorotan tajam mengiringi penyelenggaraan BWF World Tour Super 750 India Open 2026 di New Delhi. Di balik persaingan elit bulu tangkis dunia, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengakui adanya kendala kualitas lingkungan selama turnamen di Indira Gandhi Sports Complex pada 13-18 Januari.
Dalam pernyataan resminya pada Jumat, BWF menyebut faktor musiman menjadi tantangan utama. Kabut asap kerap menyelimuti New Delhi serta suhu dingin dinilai berdampak langsung pada Kualitas Udara dan temperatur di dalam arena pertandingan sepanjang pekan turnamen.
Situasi tersebut memicu perhatian luas, baik dari kalangan atlet maupun media internasional. Menyikapi hal itu, BWF menyatakan telah menjalin komunikasi intensif dengan para pemain dan tim peserta untuk meninjau langsung kondisi venue, menyusul berbagai masukan yang disampaikan selama kejuaraan berlangsung.
BACA JUGA
Jelang All England 2026, 24 Atlet Bulu Tangkis Indonesia Adaptasi Cuaca dan Zona Waktu
PBSI Bedah Performa Tim Bulu Tangkis di BATC 2026, Fokus Total Menuju Thomas dan Uber
Aturan Baru BWF 2027: World Tour Diperluas, Hadiah Tembus Rp452 Miliar
“Kami mengakui adanya tantangan berkaitan dengan kondisi musiman, termasuk kualitas udara dan suhu di dalam venue,” demikian pernyataan BWF.
Meski dihadapkan pada kendala tersebut, BWF menegaskan hasil evaluasi secara keseluruhan tetap menunjukkan kemajuan.
Indira Gandhi Sports Complex dinilai mengalami peningkatan signifikan dibandingkan venue sebelumnya, KD Jadhav Stadium, khususnya dari sisi infrastruktur pendukung turnamen level Super 750.
Selain persoalan kualitas udara, BWF juga mencatat adanya beberapa aspek pendukung yang sempat membutuhkan perhatian, seperti kebersihan dan sanitasi.
Namun, federasi menyebut persoalan tersebut ditangani dengan cepat oleh Badminton Association of India (BAI) selaku penyelenggara lokal.
Di tengah kritik, sejumlah pemain justru memberikan penilaian positif terhadap peningkatan fasilitas.
Kualitas lapangan dan lantai pertandingan, fasilitas latihan, hingga layanan medis disebut mengalami kemajuan dibandingkan edisi sebelumnya.
BWF menambahkan seluruh masukan selama India Open 2026 akan menjadi bahan evaluasi penting untuk penyempurnaan penyelenggaraan kejuaraan berikutnya di venue yang sama.
Hal ini menjadi krusial mengingat Indira Gandhi Sports Complex juga dijadwalkan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia BWF pada Agustus mendatang, saat kondisi cuaca diperkirakan lebih bersahabat.
Sebagai penutup, BWF menegaskan komitmennya untuk memastikan lingkungan pertandingan yang aman dan berkualitas bagi atlet serta ofisial.
Federasi menyatakan akan terus bekerja sama dengan BAI guna melakukan perbaikan berkelanjutan, agar standar Turnamen Bulu Tangkis dunia tetap terjaga di tengah tantangan kondisi lokal.










