Jepang dan Korsel Cetak Sejarah, Indonesia Raih Perunggu di Kejuaraan Beregu Asia 2026
Selasa, 10 Februari 2026 | 11:30
Penulis: Arif S

Sumber: Pixabay
Kejuaraan Beregu Asia (BATC) 2026 menjadi penanda perubahan peta persaingan Bulu Tangkis Asia dengan Jepang dan Korea Selatan sebagai juara. Jepang di sektor putra dan Korea Selatan di sektor putri. Sementara Indonesia harus puas menutup turnamen dengan dua medali perunggu.
Di sektor beregu putra, Jepang tampil dominan saat menghadapi tuan rumah China di partai final, Minggu. Tim Negeri Sakura memastikan gelar juara dengan kemenangan telak 3-0, sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak ajang ini pertama kali digelar pada 2016.
Penentuan gelar terjadi di partai ketiga. Tunggal putra Koki Watanabe menjadi pembeda setelah menaklukkan Zhu Xuan Chen melalui pertarungan tiga gim dengan skor 22-24, 21-17, 21-18.
BACA JUGA
Analisis Grup D Piala Thomas 2026: Jojo Percaya Diri Indonesia Lolos ke Fase Gugur
PBSI Bedah Performa Tim Bulu Tangkis di BATC 2026, Fokus Total Menuju Thomas dan Uber
Debutan dan Andalan, Ini Daftar Wakil Indonesia di All England 2026
Ketegangan mencapai puncaknya saat gim penentuan. Namun Watanabe memastikan Jepang mengunci kemenangan tanpa perlu melanjutkan ke partai keempat dan kelima.
Sebelumnya, Jepang sudah lebih dulu memegang kendali. Tunggal putra Yushi Tanaka membuka keunggulan setelah mengalahkan Hu Zhe An 21-10, 21-18.
Momentum itu dilanjutkan Ganda Putra Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi yang mengatasi perlawanan He Ji Ting/Ren Xiang Yu dengan skor 21-17, 14-21, 21-15.
Keberhasilan Jepang menjuarai beregu putra Asia 2026 menegaskan pergeseran kekuatan di kawasan ini.
Dalam lima edisi sebelumnya, gelar juara selalu silih berganti antara Indonesia, Malaysia, dan China. Kini, Jepang muncul sebagai kekuatan baru.
Sejarah juga tercipta di sektor beregu putri. Korea Selatan memastikan gelar juara Kejuaraan Beregu Asia untuk pertama kalinya usai menundukkan China dengan skor identik 3-0 di partai final.
Tunggal Putri nomor satu dunia An Se-young membuka keunggulan Korea Selatan dengan kemenangan dominan atas Han Qian Xi 21-7, 21-14.
Tekanan terus berlanjut ketika pasangan ganda Baek Ha-na/Kim Hye-jeong menundukkan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian 24-22, 21-8.
Partai ketiga menjadi penutup sempurna bagi Korea Selatan. Kim Ga-eun memastikan kemenangan setelah mengalahkan Xu Wen Jing melalui laga tiga gim, 19-21, 21-10, 21-17.
Kekalahan ini membuat China gagal meraih satu pun gelar meski tampil di hadapan pendukung sendiri di Qingdao.
Meski demikian, China tetap diprediksi akan menjadi salah satu kekuatan utama pada ajang beregu paling prestisius dunia, Piala Thomas dan Uber 2026.
Sementara itu, Indonesia gagal melangkah ke partai puncak. Tim putra dan putri Merah Putih sama-sama terhenti di semifinal dan membawa pulang dua medali perunggu dari BATC 2026.
Hasil ini menempatkan Indonesia tetap berada di jajaran elite Asia, namun sekaligus menjadi sinyal persaingan beregu di kawasan kini semakin ketat dengan munculnya Jepang dan Korea Selatan sebagai juara baru.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!