ID EN

Real Madrid Percaya Diri Bisa Menang Tanpa Keajaiban di Kandang Bayern Muenchen

Rabu, 15 April 2026 | 08:00

Penulis: Arif S

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa.
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa.
Sumber: Arbeloa.Realmadrid.com

Real Madrid datang ke Allianz Arena dengan misi membalikkan defisit agregat 1-2 saat menghadapi Bayern Muenchen pada leg kedua Perempat Final Liga Champions.

Pelatih Alvaro Arbeloa menegaskan timnya tidak membutuhkan keajaiban untuk lolos ke semifinal.

“Saya tidak berpikir kami perlu melakukan keajaiban. Bila kami menang di leg pertama, itu juga tidak akan mengejutkan. Kiper mereka (Manuel Neuer) menjadi Pemain Terbaik, yang menunjukkan peluang yang kami miliki. Siapa pun yang mengenal Real Madrid tidak akan menganggap kemenangan di sini sebagai keajaiban,” ujar Arbeloa di laman Real Madrid.

Pernyataan tersebut mencerminkan keyakinan tinggi di kubu Los Blancos meski mereka sempat kesulitan pada leg pertama di Santiago Bernabeu. Pada laga itu, Madrid memang lebih banyak ditekan, tetapi tetap mampu menciptakan peluang berbahaya.

Bahkan, Real Madrid nyaris menyamakan kedudukan di menit-menit akhir pertandingan leg pertama. Momen tersebut menjadi sinyal, mereka masih memiliki kapasitas untuk mengancam Bayern di kandangnya sendiri.

Arbeloa menilai performa pada leg pertama menjadi bukti peluang timnya masih terbuka lebar. 

Lebih jauh, ia menekankan kekuatan utama Real Madrid terletak pada mentalitas juara yang telah teruji. 

Dengan koleksi 15 gelar Liga Champions, klub asal Spanyol itu memiliki sejarah panjang dalam menghadapi tekanan di laga besar.

Menurut Arbeloa, kunci kemenangan akan ditentukan kesiapan tim secara menyeluruh, mulai dari aspek mental, taktik, hingga kondisi fisik. 

Ia memastikan Madrid akan tampil dengan identitas khas mereka dan penuh kebanggaan di Allianz Arena. Di sisi lain, Bayern Muenchen tetap menjadi lawan tangguh. 

Dengan pengalaman dan kualitas skuad yang seimbang, duel ini diprediksi berlangsung ketat hingga menit akhir.