11.000 Pelari Ikut Kemala Run 2026, Tanjakan Cinta Jadi Tantangan Ikonik
Minggu, 19 April 2026 | 10:15
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: AntaraNews
Ajang lari Kemala Run 2026 sukses digelar di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, pada Minggu, 19 April 2024 dengan melibatkan sekitar 11.000 peserta dari dalam maupun luar negeri. Event ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga turut mendorong sektor Pariwisata dan ekonomi lokal.
Ketua Seksi Race Management Brigjen Pol Sambodo Purnomo Yogo mengungkapkan tingginya antusiasme peserta, termasuk pelari internasional yang ikut meramaikan perlombaan.
“Ajang ini melibatkan 11.000 pelari, termasuk pelari internasional dan nasional, sehingga persaingannya cukup menarik,” ujarnya.
BACA JUGA
18 Jam Menaklukkan Alam, Arif Wismoyono Finis Pertama di Kerinci100
Ribuan Pelari Mandalika Last Sunday Run Galang Donasi untuk Korban Banjir Sumatra
Kejuaraan Dunia Foto dan Video Bawah Laut 2026 Siap Ledakkan Sport Tourism Indonesia
Dari sisi teknis, panitia menghadirkan rute yang lebih menantang dibanding edisi sebelumnya. Salah satu daya tarik utama terletak pada tanjakan di penghujung lomba yang menjadi ciri khas event ini.
“Salah satu kejutannya adalah adanya tanjakan cukup tajam di akhir menjelang finis yang dikenal dengan tanjakan cinta. Itu merupakan rute klasik yang memang kami pertahankan,” katanya.
Desain elevasi tersebut sengaja dipertahankan untuk meningkatkan tantangan sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta.
Tak hanya fokus pada olahraga, Kemala Run 2026 juga memberi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Sekitar 50 pelaku UMKM dilibatkan dalam kegiatan ini dengan menyediakan berbagai pilihan makanan dan minuman.
“Kami melibatkan sekitar 50 UMKM lokal. Setiap pelari mendapatkan voucher Rp25.000 yang bisa ditukarkan dengan makanan dan minuman,” katanya.
Dengan jumlah peserta yang besar, potensi perputaran ekonomi dari voucher saja sudah mencapai angka yang signifikan.
“Kalau dikalikan, nilainya sudah hampir ratusan juta rupiah hanya dari voucher. Belum lagi pembelian lainnya di lokasi,” ujarnya.
Kehadiran ribuan pelari di Bali juga dinilai memberikan dampak luas terhadap sektor lain seperti perhotelan, kuliner, hingga transportasi.
“Bali sebagai Destinasi Wisata tentu diuntungkan. Jika satu peserta membelanjakan Rp5 juta hingga Rp10 juta selama di Bali, maka dampaknya sangat besar bagi perekonomian daerah,” katanya.
Ke depan, Kemala Run diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga tahunan, tetapi juga berperan sebagai penggerak utama Sport Tourism yang mampu memperkuat daya tarik Bali di kancah internasional.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!