ID EN

Wajib Menang Selisih 4 Gol, Bek Persib Optimistis Lolos ke Perempat Final ACL2

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:30

Penulis: Arif S

Federico Barba
Arsip- Bek Persib Bandung Federico Barba.
Sumber: Persib Bandung

Misi berat menanti Persib Bandung, tetapi Federico Barba tetap optimistis. Bek asal Italia itu percaya Maung Bandung masih memiliki peluang membalikkan keadaan saat menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua AFC Champions League Two (ACL II).

Pertandingan penentuan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu 18 Februari 2026 malam. Persib berbekal beban kekalahan 0-3 pada leg pertama di Stadion Ratchaburi, Na Muang.

“Kami beruntung karena masih memiliki satu pertandingan lagi di kandang dan kami sangat kuat di sana. Sekarang kami akan pulang dengan membawa mentalitas bahwa semua masih bisa terjadi. Jadi sampai bertemu di Bandung,” ujar Barba di Bandung, Jumat.

Kekalahan di Thailand pekan lalu menjadi pukulan telak. Dua gol Pedro Tana dan satu gol Gabriel Mutombo memastikan tuan rumah mengamankan kemenangan meyakinkan. Namun bagi Barba, skor tersebut bukan cerminan mutlak kualitas Persib di lapangan.

Ia menilai timnya sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang. Masalahnya, beberapa kesalahan mendasar justru menjadi pembeda dalam laga selevel kompetisi Asia.

“Kami memiliki peluang dan kami bicara juga mengenai kualitas. Saya pikir, kami melakukan cukup banyak kesalahan di laga ini, yang mana itu seharusnya tidak boleh terjadi dalam pertandingan seperti ini,” katanya. 

Kini, hitungannya sederhana namun menantang. Persib wajib menang dengan selisih minimal empat gol untuk memastikan tiket ke babak Perempat Final ACL II. 

Tiga gol hanya akan memaksa laga ke perpanjangan waktu, sementara margin lebih kecil berarti eliminasi.

Di tengah tekanan itu, Barba menunjuk satu faktor kunci yaitu bermain di kandang sendiri. Sepanjang musim ini, Persib tampil lebih agresif dan solid saat bermain di Bandung.

“Pertandingan kandang itu akan berbeda. Kami sangat kuat di kandang, kami tahu itu dan kami akan melakukannya dengan sangat baik. Jadi kami masih percaya dan yakin bisa membalikkan keadaan,” katanya.

Atmosfer Stadion Gelora Bandung Lautan Api diprediksi akan menjadi elemen penting. Dukungan penuh Bobotoh dapat menjadi energi tambahan dalam upaya mengejar defisit tiga gol.

Secara taktis, Persib dituntut tampil lebih disiplin dalam bertahan sekaligus efektif di depan gawang. Tanpa ruang untuk kesalahan, setiap peluang harus dimaksimalkan.

Laga ini bukan hanya soal strategi, tetapi juga mentalitas. Persib membutuhkan kombinasi keberanian menyerang dan kecermatan menjaga transisi, agar tidak kembali dihukum lewat serangan balik seperti pada leg pertama.

Rabu malam nanti akan menjadi ujian terbesar bagi Persib di pentas Asia. Mengukir comeback bersejarah atau mengakhiri perjalanan di ACL II.