ID EN

Whirlpool di Perairan Taman Nasional Komodo, Fenomena Alam Memukau Sekaligus Berbahaya

Selasa, 20 Januari 2026 | 13:00

Penulis: Arif S

Cuplikan layar video pusaran air di Teluk Balikpapan
Cuplikan layar video pusaran air di Teluk Balikpapan yang beredar di aplikasi pesan Whatsapp group.
Sumber: Antaranews/h.o/Whatsapp Group

Fenomena Whirlpool di perairan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi perbincangan di di media sosial sejak Rabu 14 Januari 2026. Rekaman tersebut memperlihatkan pusaran arus yang diabadikan seorang nelayan, lalu dibagikan pelaku wisata lokal Budi Widjaja melalui akun Facebook-nya.

Bagi banyak orang, Taman Nasional Komodo identik dengan lanskap savana, bukit-bukit dramatis, dan tentu saja komodo. Namun perairannya menyimpan dinamika alam yang tak kalah spektakuler dan kadang tak terduga.

Apa Itu Whirlpool?

Dikutip dari laman Live Science, arus di laut maupun sungai bersifat dinamis dan terus berubah. Whirlpool muncul ketika dua arus dari arah berlawanan saling bertemu. 

Karena keduanya tidak dapat saling menembus dengan kecepatan sama, air dipaksa berputar dan melilit satu sama lain, membentuk pusaran.

Sementara itu, menurut laman Nautical Channel, whirlpool merupakan sirkulasi arus yang dipicu interaksi kompleks ANTARA suhu air, salinitas, dinamika pasang surut, dan kondisi geologis. Ukurannya bervariasi. Ada yang muncul hanya sesaat, ada pula yang bertahan hingga ratusan tahun.

Sebagian besar pusaran memang berukuran kecil, tetapi beberapa di antaranya bisa tumbuh menjadi fenomena besar dan melegenda. 

Dalam skala ekstrem, whirlpool dikenal sebagai maelstrom, pusaran dengan daya hisap sangat kuat dan berbahaya bagi keselamatan jiwa. 

Salah satu yang paling terkenal adalah Maelstrom di Norwegia, yang dinobatkan sebagai salah satu pusaran air terkuat di dunia.

Mengapa Whirlpool Bisa Terjadi?

Menurut Nautical Channel, ada sejumlah faktor pemicu terbentuknya whirlpool. Faktor utama adalah arus laut yang saling bertabrakan dari arah berlawanan sehingga memicu gerakan melingkar. Angin juga berperan dengan menyeret permukaan air dan memulai pembentukan pusaran.

Selain itu, pasang surut di wilayah perairan sempit seperti selat atau ngarai bawah laut, sering kali menciptakan turbulensi hebat yang berujung pada pusaran. 

Fenomena geologis, termasuk pergerakan tektonik dan struktur dasar laut, turut memberi kontribusi, terutama di perairan yang dalam.

Di kawasan seperti Taman Nasional Komodo, pertemuan arus Samudra Hindia dan Laut Flores, serta topografi bawah laut yang kompleks, menciptakan kondisi ideal bagi munculnya pusaran air.

Ragam Jenis Whirlpool di Dunia

Whirlpool hadir dalam berbagai bentuk dengan pusaran air permukaan paling sering dijumpai, biasanya terlihat dari pola buih atau puing-puing yang berputar di permukaan laut. 

Meski diameternya umumnya di bawah 20 meter, pusaran ini tetap berisiko bagi perenang dan kapal kecil.

Ada pula pusaran air dalam yang terjadi jauh di bawah permukaan laut. Sulit dipantau secara visual, pusaran ini dipicu struktur geologi dasar laut dan dinamika arus dalam. 

Meski tersembunyi, kekuatannya mampu memengaruhi pergerakan kapal selam dan sedimentasi laut, sekaligus berperan penting dalam distribusi nutrisi ekosistem laut dalam.

Jenis ketiga adalah turbulensi laut berskala besar, pusaran raksasa yang melibatkan sistem arus global seperti Gulf Stream. 

Dengan diameter yang bisa mencapai ratusan kilometer, pusaran ini berperan besar dalam menjaga keseimbangan iklim bumi.

Fenomena whirlpool bukan hanya atraksi visual memukau, tetapi juga menyimpan potensi bahaya serius dalam dunia pelayaran. 

Arus berputar dapat membuat arah kapal melenceng dan menyulitkan kendali, terutama kapal berukuran kecil.