ID EN

Keluarga Thom Haye Terima Ancaman Pembunuhan, Persib Ambil Langkah Hukum

Senin, 12 Januari 2026 | 15:24

Penulis: Respaty Gilang

Thom Haye
Thom Haye.
Sumber: Persib.co.id

Manajemen Persib Bandung menyampaikan keprihatinan mendalam atas adanya ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada keluarga gelandang Persib, Thom Haye, seusai laga kontra Persija Jakarta pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Insiden tersebut terjadi setelah pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2025.

Ancaman tersebut mencuat ke publik setelah Thom Haye mengungkapkannya melalui akun media sosial pribadi. Situasi ini langsung mendapat perhatian serius dari manajemen Persib yang menilai tindakan tersebut telah melampaui batas sportivitas dan tidak dapat ditoleransi dalam dunia sepak bola.

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang kompetisi yang sehat, bukan ajang intimidasi apalagi kekerasan yang menyasar keluarga pemain.

“Di mana pun tidak ada yang dibenarkan mengancam seperti itu, apalagi membawa-bawa keluarga dan ancaman pembunuhan. Ini sangat kami sesalkan. Sepak bola itu Olahraga, tidak boleh ada ancaman-ancaman seperti ini,” kata Umuh di Bandung, Senin, 12 Januari 2026.

Lebih lanjut, Umuh memastikan manajemen Persib akan menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum. Ia menilai ancaman yang dikirim melalui pesan pribadi dengan identitas tertentu dapat dengan mudah ditelusuri oleh pihak kepolisian.

“Yang mengancam ini pasti akan kena sanksi hukum. Ada nomor dan jejaknya, itu gampang dilacak. Kami akan serahkan kepada pihak berwajib,” ujarnya.

Manajemen Persib juga menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada Thom Haye dan keluarganya agar tetap merasa aman dan tenang menghadapi situasi ini. Umuh menekankan bahwa pemain tidak perlu merasa tertekan oleh tindakan tidak bertanggung jawab tersebut.

“Saya juga pesan ke Thom Haye untuk tenang saja. Tidak ada yang perlu ditakutkan. Orang yang mengancam itu justru yang akan berhadapan dengan hukum,” katanya.

Sebelumnya, Thom Haye mengungkapkan bahwa keluarganya menerima ancaman pembunuhan setelah Persib Bandung meraih kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta. Pemain yang tampil penuh sepanjang laga tersebut menyampaikan keprihatinannya atas eskalasi emosi yang dinilai sudah keluar dari esensi sepak bola.

“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya dengan hormat meminta kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” tulis Haye.

Dalam pernyataannya, gelandang Persib tersebut juga mengajak seluruh elemen sepak bola nasional untuk bersama-sama menjaga atmosfer kompetisi agar tetap aman, sehat, dan bermartabat.

“Mari kita bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik, untuk para pemain, suporter, dan masa depan Sepak Bola Indonesia,” tulisnya.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa rivalitas di dalam lapangan tidak boleh berubah menjadi ancaman di luar pertandingan. Sepak Bola Indonesia dituntut untuk terus berbenah demi menciptakan iklim kompetisi yang aman bagi semua pihak, baik pemain, ofisial, maupun suporter.