Janice Tjen: Petenis Muda Indonesia yang Menembus Top 100 WTA
Selasa, 7 Oktober 2025 | 10:30
Penulis: Arif S

Sumber: Antara
Langit tenis Indonesia bersinar terang lewat nama Janice Tjen. Petenis berusia 23 tahun asal Jakarta itu menembus Top 100 dunia WTA, sebuah pencapaian langka yang menegaskan kebangkitannya sebagai salah satu bintang baru tenis putri Asia.
Menurut peringkat WTA yang dirilis Senin, Janice kini menempati peringkat ke-99 dunia, puncak tertinggi dalam kariernya sejauh ini dengan catatan kemenangan impresif 67 kali dan hanya 14 kali kalah.
Tak berhenti di situ, kiprahnya di nomor ganda juga tak kalah gemilang. Ia kini berada di peringkat ke-155 dunia, juga menjadi rekor tertinggi dalam perjalanan profesionalnya. Catatannya pun mengesankan, 58 kemenangan dan 23 kekalahan.
BACA JUGA
Ujian Kelas Dunia untuk Janice Tjen, Dari Auckland ke Hobart yang Penuh Bintang
Sapu Bersih Emas Beregu, Tenis Indonesia Bangkit di SEA Games 2025
Janice Tjen Juara WTA Guangzhou, Simbol Kebangkitan Tenis Indonesia di Dunia
Kesuksesan ini tak datang begitu saja. Janice baru saja menorehkan prestasi penting dengan merebut gelar ganda WTA 125 Suzhou di China bersama kompatriotnya, Aldila Sutjiadi.
Dari Suzhou hingga Sao Paulo
Perjalanan Janice di ajang WTA 125 Suzhou menjadi saksi ketangguhannya. Di sektor tunggal, ia lolos ke babak utama setelah melalui dua laga kualifikasi dengan kemenangan straight set.
Namun langkahnya harus terhenti di babak pertama setelah dikalahkan petenis senior Varvara Lepchenko.
Menariknya, Janice tiba di Suzhou usai tampil di WTA 1000 China Open, di mana ia kalah di babak pertama.
Tapi performanya di babak kualifikasi sudah cukup untuk membuatnya melonjak ke peringkat 102 dunia.
Sebelum tur Asia, Janice juga mencuri perhatian dunia tenis di benua Amerika Selatan.
Ia melakoni debut WTA-nya di Sao Paulo, Brasil, pada turnamen berlevel WTA 250 dan langsung menembus final sebagai runner up.
Penampilan itu membuat peringkatnya melesat dari posisi 130 ke 103 dunia, lonjakan luar biasa hanya dalam hitungan minggu.
Menulis Sejarah di US Open
Torehan Janice yang paling bersejarah terjadi di panggung US Open 2024.
Dalam debut Grand Slam-nya, ia tampil tanpa gentar, menyingkirkan Veronika Kudermetova di babak pertama setelah melewati tiga babak kualifikasi tanpa kehilangan satu set pun.
Capaian itu menjadikannya petenis tunggal putri Indonesia pertama di Grand Slam sejak Angelique Widjaja pada US Open 2004.
Menurut catatan WTA, sebelum tampil di New York, Janice telah memenangi 45 dari 50 pertandingan profesional terakhirnya.
Dalam periode yang luar biasa itu, ia menembus sembilan final ITF, meraih enam gelar juara, dan naik lebih dari 200 peringkat dunia, dari posisi 371 hingga menembus 149 besar.
Kini, Janice bukan hanya kebanggaan Indonesia, tapi juga simbol ketekunan dan kerja keras generasi muda olahraga tanah air.
Dari lapangan-lapangan kecil di Jakarta hingga panggung Grand Slam dunia, perjalanannya menunjukkan bahwa mimpi besar memang bisa diraih asal digenggam erat dan diperjuangkan setiap hari.(Antara)***










