ID EN

Kutukan Sassuolo di Kandang Berlanjut, Jay Idzes dkk Takluk di Stadion Mapei

Selasa, 23 Desember 2025 | 11:30

Penulis: Arif S

Jay Idzes
Jay Idzes dianggap layak berseragam Real Madrid.
Sumber: Instagram@jayidzes

Sassuolo kembali gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Hanya sepekan setelah mencuri poin berharga di San Siro, tim yang diperkuat bek Timnas Indonesia Jay Idzes justru terpeleset di Stadion Mapei usai kalah dari Torino. Hasil ini seolah menegaskan tren negatif Il Neroverdi di hadapan publik sendiri.

Stadion Mapei menjadi saksi duel Sassuolo vs Torino pada pekan ke-16 Liga Italia 2025-2026, Minggu, 21 Desember 2025. Jay Idzes tampil sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit, namun kehadirannya di lini belakang belum cukup menghindarkan Sassuolo dari kekalahan 0-1. 

Gol semata wayang Torino dicetak Nikola Vlasic di menit ke-66 melalui titik penalti.

Hasil ini terasa sebagai kemunduran, terutama jika menilik performa Sassuolo pada pekan ke-14 lalu. 

Saat itu, Jay Idzes dkk mampu menahan AC Milan di San Siro, bahkan sempat unggul lebih dulu lewat gol Ismael Kone ketika Milan berstatus pemuncak klasemen Liga Italia. Namun, magis tersebut tak berlanjut saat kembali ke rumah sendiri.

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, mengakui laga berjalan ketat dengan minim peluang bersih. 

“Saya pikir hari ini adalah laga dengan sedikit peluang gol," ujar Grosso usai laga kontra Torino, dilansir dari Tuttomercatoweb.

Kondisi tim yang tak ideal turut memengaruhi performa. Sassuolo tampil tanpa sejumlah pilar penting seperti Andra Pinamonti, Kristian Thorstvedt, dan Domenico Berardi. Grosso menilai timnya bermain terlalu berhati-hati di awal laga. Di babak kedua, Sassuolo menciptakan beberapa peluang dan laga berjalan seimbang.

"Tetapi dalam laga yang berimbang, sebuah momen bisa mengarahkan jalannya laga dan kemudian kami tidak memiliki kekuatan, juga berkat keunggulan lawan, untuk membalikkan keadaan,” ungkapnya. 

Kekalahan dari Torino semakin menegaskan problem Sassuolo di kandang. Dalam lima laga kandang terakhir, Jay Idzes dkk hanya mampu meraih satu kemenangan. Sebaliknya, performa tandang justru lebih meyakinkan dengan 11 poin, hasil dari tiga kemenangan dan dua kali imbang.

Bagi Sassuolo, khususnya Jay Idzes dan kolega, pekerjaan rumah di kandang semakin jelas. Jika ingin menjauh dari papan bawah dan menjaga momentum positif musim ini, mematahkan tren buruk di Stadion Mapei menjadi agenda yang tak bisa lagi ditunda.***