Persaingan Medali Emas Memanas, Indonesia dan Vietnam Berpacu di Dua Hari Terakhir SEA Games 2025
Jumat, 19 Desember 2025 | 10:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara Foto/Naufal Khoirulloh
Dua hari jelang penutupan SEA Games 2025 Thailand, peta persaingan perolehan Medali Emas memasuki fase krusial. Indonesia kian mantap memburu posisi runner-up, namun Vietnam terus membayangi, menjadikan persaingan semakin memanas di penghujung pesta olahraga Asia Tenggara ini.
Kontingen Indonesia mencatat lonjakan signifikan pada Kamis 18 Desember 2025 dengan tambahan delapan emas, delapan perak, dan delapan perunggu.
Hasil tersebut membawa Merah Putih mengoleksi 80 emas, 93 perak, dan 103 perunggu atau total 276 medali secara keseluruhan. Angka ini semakin dekat untuk mengunci peringkat kedua Klasemen sementara.
BACA JUGA
Akhir Penantian 12 Tahun, Tim Compound Beregu Putri Indonesia Raih Emas SEA Games 2025
Filosofi di Balik Medali SEA Games 33 Thailand
Arti Medali Emas Bagi Riyan Jefri: Kemenangan di Ring, Harapan Masa Depan Keluarga
Sumbangan emas Indonesia datang dari beragam cabang. Kabaddi membuka keran, disusul panahan melalui nomor compound beregu putri dan compound putri atas nama Nurisa Dian Ashrifah.
Pentathlon modern menyumbang emas dari nomor trilomba putri (laser, shooting, running). Di air, tim perahu naga menyabet dua emas lewat nomor perahu kecil 200 meter putra dan perahu standar 200 meter campuran.
Sementara triathlon menyempurnakan panen dengan dua emas dari duathlon estafet tiga orang putri dan duathlon estafet 2+2 campuran.
Namun, keunggulan Indonesia belum sepenuhnya aman. Vietnam, pesaing terdekat menempel ketat di peringkat ketiga dengan 73 emas, 72 perak, dan 99 perunggu atau total 244 medali.
Dengan masih tersisa dua hari pertandingan, margin emas yang tipis membuka peluang perubahan posisi jika salah satu tim terpeleset atau justru meledak di cabang penentu.
Di belakang mereka, persaingan papan tengah juga menarik. Singapura berada di posisi keempat dengan 48 emas (total 168 medali), sementara Malaysia menutup lima besar dengan 46 emas (total 204 medali).
Meski begitu, sorotan utama tetap tertuju pada duel Indonesia-Vietnam yang berpotensi menentukan komposisi podium akhir.
Sementara itu, tuan rumah Thailand tak tersentuh di puncak. Dengan 197 emas, 130 perak, dan 93 perunggu (420 medali), Negeri Gajah Putih semakin menjauh dan hampir pasti mengunci gelar juara umum.
Dengan dua hari tersisa, setiap final sangat bernilai. Indonesia harus menjaga konsistensi dan memaksimalkan peluang, sementara Vietnam siap memanfaatkan celah sekecil apa pun. Di Sea Games 2025, perburuan emas belum selesai.
Klasemen Sementara Perolehan Medali SEA Games 2025 Thailand
(terhitung Jumat, 19 Desember 2025 pukul 00.30 WIB)
1. Thailand - 197 emas, 130 perak, 93 perunggu (420)
2. Indonesia - 80 emas, 93 perak, 103 perunggu (276)
3. Vietnam - 73 emas, 72 perak, 99 perunggu (244)
4. Singapura - 48 emas, 51 perak, 69 perunggu (168)
5. Malaysia - 46 emas, 49 perak, 109 perunggu (204)
6. Filipina - 41 emas, 59 perak, 126 perunggu (226)
7. Myanmar - 3 emas, 20 perak, 38 perunggu (61)
8. Laos - 2 emas, 9 perak, 22 perunggu (33)
9. Brunei - 1 emas, 3 perak, 4 perunggu (8)
10.Timor Leste - 0 emas, 0 perak, 3 perunggu (3)










