ID EN

Lanskap Gunung Gede Pangrango dan Dampak Nyata Daya Tarik Goalpara Tea Park

Sabtu, 13 Desember 2025 | 15:00

Penulis: Arif S

Wahana di Goalpara Tea Park
Wahana di Goalpara Tea Park, tempat wisata alam perkebunan teh dan perbukitan Gunung Gede Pangrango di Kabupaten Sukabumi.
Sumber: Antara Foto/Henry Purba

Di lereng perbukitan Sukabumi, hamparan kebun teh menghadap megahnya Gunung Gede Pangrango kini tak lagi sekadar lanskap hijau. Dalam dua tahun terakhir, kawasan ini menjelma menjadi ruang perjumpaan antara alam, budaya, dan masyarakat. Peran ini dijalankan Goalpara Tea Park sebagai motor baru pariwisata Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Bupati Sukabumi Asep Japar mengapresiasi keberadaan Goalpara Tea Park di Kecamatan Sukaraja, Ia menilai Goalpara Tea Park telah memberi kontribusi nyata bagi penguatan sektor pariwisata daerah. 

Meski relatif muda, destinasi ini disebut mampu menghadirkan dampak signifikan bagi geliat wisata lokal dan kebanggaan warga.

Menurut Asep, Goalpara Tea Park bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan ruang publik yang tumbuh bersama masyarakat. 

Hal itu terlihat saat perayaan HUT ke-2 Goalpara Tea Park pada Minggu 7 Desember 2025, yang diramaikan Festival Eksplorasi Pariwisata. 

Acara tersebut digelar di kawasan wisata Jalan Cisarua, Kecamatan Sukaraja, dan menjadi panggung kolaborasi seni melalui pertunjukan 1.000 angklung yang dimainkan bersama Bupati Sukabumi.

"Tempat ini telah menjelma menjadi destinasi kebanggaan warga Sukabumi," ujar Bupati.

Lebih jauh, Asep menekankan, kontribusi Goalpara Tea Park tidak berhenti pada peningkatan kunjungan wisata. 

Destinasi ini juga berperan dalam pelestarian seni budaya lokal sekaligus membuka ruang pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). 

Menurutnya, keberadaan Goalpara menjadi contoh konkret kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun daerah berbasis pariwisata berkelanjutan.

Pemerintah daerah, lanjut Asep, berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem pariwisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi para pengunjung. 

Pengembangan sektor ini diharapkan tetap berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan, nilai-nilai budaya lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Ke depan, Goalpara perlu terus berinovasi dalam pengembangan atraksi wisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan kerja sama, serta penguatan promosi digital agar semakin dikenal luas,"* katanya. 

Ia berharap kawasan ini dapat berkembang sebagai pusat edukasi lingkungan di Kabupaten Sukabumi.

Dari sisi pengelola, Direktur Goalpara Tea Park Iwan Wahyudin menyebut dua tahun perjalanan sebagai fase penting untuk memperkuat fondasi dan komitmen.

"Dua tahun bukan waktu yang panjang, tetapi bukan juga perjalanan singkat. Komitmen dan kebersamaan membuat kami terus kuat," katanya. 

Iwan menegaskan pihaknya akan terus berinovasi agar Goalpara Tea Park menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Sukabumi.

Diresmikan Bupati Sukabumi saat itu, Marwan Hamami pada 9 Desember 2023, Goalpara Tea Park menawarkan pengalaman wisata alam berbasis perkebunan teh dan perbukitan. 

Lanskap terbuka dengan latar Gunung Gede Pangrango menjadi daya tarik utama, dilengkapi fasilitas ramah keluarga seperti jembatan di tengah kebun teh, spot foto, rumah hobbit, hingga pertunjukan air mancur.(Antara)