Destinasi Terbaik 2026, Saatnya Menjelajah Dunia untuk Liburan Paling Berkesan
Rabu, 3 Desember 2025 | 11:45
Penulis: Arif S

Sumber: Envato
Memilih destinasi liburan kini bukan sekadar menentukan titik di peta. Dari aroma truffle di Italia hingga birunya danau glasial Kanada, dunia menawarkan begitu banyak pengalaman yang kadang terlalu melimpah untuk disaring.
Travel + Leisure merangkum destinasi terbaik 2026 berdasarkan kategori. Ini bisa menjadi panduan bagi mereka yang ingin menemukan liburan paling berkesan. Seperti dilaporkan Time Out, daftar ini menjadi kompas baru bagi para pejalan dunia.
Wisata Kuliner: Roti Canai hingga Truffle
BACA JUGA
5 Pulau Tersembunyi di Eropa yang Cocok untuk Traveler Pencari Kesunyian
Bukan Paris atau Tokyo, Ini Destinasi dengan Pertumbuhan Wisata Tercepat 2026
Traveler Wajib Tahu! 7 Tren Wisata 2026 yang Akan Mengubah Cara Liburan
Sejak lama wisata kuliner menjadi titik temu antara rasa, budaya, dan memori. Tahun 2026, Malaysia dinobatkan sebagai tujuan terbaik untuk pecinta kuliner.
Di Kuala Lumpur atau Penang, roti canai hangat dan nasi lemak gurih bukan sekadar hidangan. Keduanya adalah cerita panjang tentang tradisi. Bahkan tradisi sarapan Malaysia telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.
Sementara wilayah Umbria, Italia ikut merangkak naik menjadi bintang baru kuliner Eropa. Negeri perbukitan hijau ini terkenal dengan truffle yang harum dan liar, kekayaan gastronomi yang menarik para pencari cita rasa autentik.
Menjelajah Kota: Seattle hingga Singapura
Untuk para pejalan yang merayakan energi urban, Seattle menempati posisi puncak. Kota asal Starbucks ini kian bersinar dengan area hijau baru seluas 20 hektar, ruang terbuka yang menyatukan pusat kota dengan garis pantai.
Di belahan lain Asia, Singapura tetap menjadi magnet bagi pencinta kota futuristik. Dari taman zoologi baru hingga teater IMBA di Gardens by the Bay, negara kepulauan ini tak henti bertransformasi.
Bahkan Bandara Changi, ikon estetika arsitektur modern, kembali menempati posisi teratas bandara terbaik di dunia.
Liburan Pantai: Anguilla hingga Bodrum
Untuk mereka yang mengukur waktu lewat debur ombak, Anguilla adalah surga terbentang 35 mil persegi.
Dengan snorkeling di Shoal Bay, barbekyu pinggir jalan, dan tur katamaran ke pulau-pulau kecil Cays, para konsultan *Travel + Leisure merekomendasikan pulau ini untuk dikunjungi.
Jika mencari nuansa lain, ada desa nelayan sederhana di Bodrum, Turki. Berdasarkan laporan Skyscanner, destinasi ini mencatat lonjakan minat 85 persen tahun ini, bukti pesona santainya hampir mustahil diabaikan.
Kembali ke Alam: Kanada hingga Kenya
Di era ketika dunia serupa mesin yang tak pernah berhenti, kembali ke alam menjadi cara paling manusiawi untuk kembali bernapas.
Alberta, Kanada menawarkan danau glasial sebening kristal, pegunungan bersalju, dan kemungkinan bertemu rusa, bison, hingga beruang grizzly.
Namun bagi penjelajah yang ingin memberi ruang bagi keajaiban sabana Afrika, Masai Mara, Kenya menawarkan pengalaman safari magis. Wilderness Mara kini menyediakan penginapan tepi sungai yang menambah sensasi alam liar.
Pencari Petualangan: Siprus hingga Milan
Hidup kadang perlu dipacu sedikit adrenalin. Tahun 2026, Siprus menjadi destinasi favorit bagi petualang.
Di pulau Mediterania ini, wisatawan dapat menyelam di terumbu karang, bermain ski di Gunung Olympus, bersepeda melintasi jalur alam, hingga berenang di laut birunya.
Untuk mereka yang lebih nyaman menjadi penonton di teater aksi, Milan dan Dolomites sedang bersiap menyambut Olimpiade 2026, surga bagi pencinta figure skating, hoki es, speed skating, hingga ski.
Sementara Brasil menjadi rumah bagi penjelajah budaya. Museum Inhotim di Minas Gerais, kuliner Belem yang eksplosif, dan karnaval sensasional menjanjikan pengalaman menyeberangi batas antara seni, sejarah, dan ritme kehidupan.
Tak ketinggalan Doha yang semakin mudah dijangkau berkat rute Qatar Airways. Kota ini tengah menuju era baru dengan museum mutakhir, tur seni berbasis kecerdasan buatan, dan distrik budaya.
Jelajah Bawah Air dan Sungai: Magdalena hingga Danube
Untuk pejalan yang mengukur dunia lewat aliran air, Sungai Magdalena di Kolombia adalah pengalaman menenangkan sekaligus eksotis.
Wisatawan bisa menyusuri pantai kaya satwa liar atau melintasi desa terpencil melalui pelayaran AmaWaterways.
Sementara di Eropa, Uniworld Boutique River Cruises memperkenalkan kapal Emilie yang akan berlayar pada Maret 2026.
Rutenya menyusuri Danube, sungai yang menghubungkan Wina, Budapest, dan kota-kota seni lainnya. Ini bukan hanya perjalanan air, tetapi pelayaran budaya.
Akhirnya, memilih destinasi bukan lagi soal ke mana pergi tetapi petualangan seperti apa diinginkan.***










