ID EN

Bojan Hodak Kecewa Persib Kalah, Singgung Lini Belakang Saat Dikalahkan Lion City Sailors

Kamis, 27 November 2025 | 16:36

Penulis: Arif S

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak
Arsip - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak.
Sumber: Antara/HO-Persib Bandung)

Persib Bandung harus menelan pil pahit setelah tujuh kemenangan beruntun mereka terhenti di Stadion Bishan, Singapura. Dalam laga Grup H AFC Champions League (ACL) II, Maung Bandung tumbang 2-3 dari Lion City Sailors meski sempat memimpin 2-1. 

Kekalahan ini mengecewakan pelatih Bojan Hodak, yang menilai timnya tampil tidak cukup disiplin pada momen krusial. Bojan menegaskan hasil ini seharusnya menjadi tamparan keras bagi timnya. 

"Kami telah mencetak dua gol dan pada akhirnya kalah dalam pertandingan itu, Anda harus bertanya pada diri sendiri," ujar Bojan dikutip dari laman resmi klub, Kamis 27 November 2025. 

Ia secara khusus menyoroti rapuhnya organisasi pertahanan Persib yang kembali menjadi titik lemah.

"Khususnya tentang lini pertahanan. Di balik dua gol yang diciptakan, kami sebenarnya punya banyak peluang, tapi penyelesaian akhirnya kurang baik," sambungnya.

Momentum Hilang, Tanggung Jawab pada Pelatih

Persib tampil agresif dan mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1, namun justru kehilangan kontrol di babak kedua. 

Dua gol balasan Sailors membuat Maung Bandung pulang tanpa poin dan kehilangan tren kemenangan mereka. 

Meski demikian, Bojan menolak menyalahkan pemain secara langsung. Ia justru mengambil alih tanggung jawab penuh.

"Untuk level ini, ACL Two perlu berbuat lebih baik lagi. Semuanya kesalahan pelatih sehingga mereka (tim) harus mengalami kekalahan. Tapi, kami harus lebih fokus lagi di pertandingan berikutnya. Ada empat laga berat menanti dan kami harus fokus pada hal tersebut," jelas Bojan.

Kekalahan ini disebutnya bukan akhir dari segalanya. Fokus penuh harus segera diarahkan ke jadwal padat yang menunggu—sebuah fase yang berpotensi menentukan nasib Maung Bandung musim ini.

Empat Laga Berat Menanti

Usai mengalami kekalahan di Singapura, Persib dihadapkan pada agenda melawan Madura United (30 November), Borneo FC (5 Desember), Bangkok United (10 Desember) dan Malut United (14 Desember)

Secara klasemen, Persib masih aman untuk sementara. Mereka tetap memuncaki Grup G ACL II dengan 10 poin dari lima pertandingan. Namun semua itu bisa berubah cepat jika mereka kembali tergelincir.

Partai Hidup-Mati di GBLA

Duel berikutnya kontra Bangkok United pada 10 Desember di Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi laga krusial. Persib hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar ACL II tanpa harus mengintip hasil pertandingan Selangor FC vs Lion City Sailors.

Hodak sadar tekanan semakin besar, tetapi ia menegaskan timnya harus menjawab kekalahan ini dengan respons cepat, dimulai dengan memperbaiki lini pertahanan dan memaksimalkan peluang.***