ID EN

Salip Juventus di Liga Italia, Como Semakin Ganas di Bawah Kendali Fabregas

Selasa, 25 November 2025 | 13:00

Penulis: Arif S

Nico Paz
Selebrasi Nico Paz usai mencetak gol untuk Como 1907.
Sumber: Antara/X.com/Como_1907

Como kembali menunjukkan mereka bukan sekadar pendatang baru yang numpang lewat di Serie A. Tim asuhan Cesc Fabregas tampil ganas dan penuh percaya diri saat membantai Torino 5-1 di Stadio Olimpico Torino pada pekan ke-12 Liga Italia 2025/26, Selasa 25 November 2025 dini hari WIB.

Dominasi klub milik pengusaha Indonesia ini terlihat sejak awal, meski kedua tim datang dengan daftar cedera yang panjang. Torino tampil pincang tanpa Ardian Ismajli, Ivan Ilic, dan Giovanni Simeone. 

Saul Coco hanya cukup fit untuk menghuni bangku cadangan, sementara Che Adams mendadak absen karena sakit. Kondisi ini membuat Duvan Zapata menjalani starter pertamanya dalam lebih dari setahun sejak cedera ligamen Oktober lalu.

Di sisi lain, Fabregas juga kehilangan sejumlah pemain seperti Assane Diao, Sergi Roberto, Edoardo Goldaniga, dan Alberto Dossena. Namun pelatih asal Spanyol itu tetap memilih pendekatan agresif dengan menurunkan Jayden Addai, Nico Paz, Jesus Rodriguez, serta Alvaro Morata sebagai kapten sementara.

Como hampir membuka skor di menit ke-25 ketika umpan bebas Lucas Da Cunha menciptakan skemelut. Namun, Ivan Smolcic dan Morata gagal menyelesaikan peluang dari jarak amat dekat. 

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-35 lewat kombinasi yang mulai terasa akrab. Rodriguez menusuk dari kiri dan memberikan umpan yang disambar Addai dengan sentuhan pertama. Como unggul 1-0.

Namun sebelum turun minum, sebuah insiden di kotak penalti Como mengubah jalannya laga. Bola mengenai tangan Rodriguez, dan setelah pemeriksaan VAR yang panjang, wasit memberikan penalti. Nikola Vlasic mengeksekusinya dengan dingin untuk menyamakan skor 1-1.

Babak kedua menjadi panggung bagi ketajaman lini depan Como. Rodriguez–Addai kembali memperlihatkan chemistry mematikan.

Umpan Rodriguez diselesaikan Addai dengan sepakan keras ke pojok bawah, membawa Como unggul 2-1. Ini menjadi gol kedua Addai malam itu.

Rodriguez seharusnya bisa memperlebar keunggulan andai tidak membuang peluang emas setelah menerima umpan Morata. 

Tapi kelengahan itu tak membuat Como goyah. Dari situasi sepak pojok, Maxi Perrone mengirim bola matang yang disundul Jacobo Ramon menjadi gol ketiga pada menit ke-71.

Tiga belas menit kemudian, Nico Paz memperbesar keunggulan menjadi 4-1. Sempat dianggap offside, VAR memastikan Niels Nkounkou tidak naik garis pertahanan sehingga gol tetap sah. 

Gol itu menambah koleksi Paz menjadi lima sekaligus membuatnya memimpin daftar top skor Serie A bersama Christian Pulisic, Hakan Calhanoglu, dan Riccardo Orsolini.

Torino semakin tenggelam ketika kesalahan fatal Alieu Njie memberikan ruang besar bagi Martin Baturina. 

Pemain baru Como itu menggiring bola dari tengah lapangan sebelum menaklukkan kiper Alberto Paleari untuk memastikan kemenangan telak 5-1.

Dengan kemenangan ini, Como melesat ke peringkat enam klasemen sementara dengan 27 poin, menyalip Juventus dan mengancam papan atas Serie A. 

Di bawah tangan dingin Fabregas, Como kini mulai dipandang sebagai salah satu kekuatan baru yang tak bisa diremehkan.***