Curacao ke Piala Dunia 2026: Mantan Tim Patrick Kluivert Melenggang ke Pentas Dunia
Rabu, 19 November 2025 | 14:16
Penulis: Arif S

Sumber: Antara Foto/Aditya Pradana Putra
Di Karibia, antusiasme pecah seperti gelombang menghantam garis Pantai Willemstad, Rabu 19 November 2025. Curacao, negara kecil berambisi besar menuliskan sejarah baru lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat-Kanada-Meksiko. Menariknya, Curacao adalah tim yang pernah ditangani mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert.
Kepelatihan Kluivert selama dua periode 2015-2016 dan 2021 di Curacao naik turun. Ia berhasil menaikkan peringkat FIFA Curacao hingga 25 peringkat pada periode pertama. Namun pada periode kedua, Kluivert yang menjadi pelatih sementara kurang meyakinkan.
Di bawah kendali Kluivert, Curacao hanya menang satu kali dari enam pertandingan, termasuk kekalahan telak 0-4 dari Bahrain.
BACA JUGA
Dick Advocaat Mundur Jelang Piala Dunia 2026, Curacao Dipimpin Fred Rutten
Peluang Indonesia Menuju Piala Dunia 2026: Antara Realita dan Harapan
Update Negara Lolos Piala Dunia 2026: 5 Tiket Terakhir dari Eropa Lengkap, Total 39 Negara Siap Bertarung
Warisan terpenting peninggalan Kluivert adalah membangun dasar sepak bola yang kuat dengan menerapkan gaya bermain menyerang dan merekrut pemain keturunan Curacao di Eropa.
Juara Grup B: Konsistensi Berbuah Tiket Piala Dunia
Curaçao memastikan tempat di putaran final Piala Dunia 2026 setelah memuncaki Grup B dengan 12 poin dari enam pertandingan.
Konsistensi mereka mencapai puncaknya ketika skuad asuhan Dick Advocaat menahan imbang Jamaika 0-0 di Stadion Independence Park, Kingston.
Petualangan ini bukan sekadar tentang angka tetapi tentang keberanian negara kecil melawan arus besar, bangkit dari level menengah Concacaf menjadi peserta Piala Dunia.
Panama dan Haiti Mengikuti Jejak Curacao
Zona Concacaf menjadi semakin berwarna dengan munculnya wajah-wajah nontradisional di putaran final.
Panama menang telak 3-0 atas El Salvador berkat gol Cesar Blackman, Eric Davis, dan Jose Rodriguez. Kemenangan yang mengunci posisi puncak Grup A dengan 12 poin.
Haiti kembali ke panggung dunia setelah menaklukkan Nikaragua 2-0 lewat gol Louicius Deedson dan Ruben Providence, memastikan mereka memimpin Grup C dengan 11 poin.
Bagi wilayah yang terbiasa melihat dominasi Meksiko, Amerika Serikat, dan Kosta Rika, kelolosan tiga negara ini menjadi angin segar sekaligus penanda era baru kompetisi.
Jamaika dan Suriname Menuju Playoff Antar Konfederasi
Jamaika dan Suriname harus melalui jalur lebih berat. Sebagai dua peringkat kedua terbaik zona Concacaf, mereka akan bertarung di laga play-off antar konfederasi di Meksiko pada Maret 2026.
Mereka akan berjumpa lawan dari empat benua yaitu Irak (AFC), Republik Demokratik Kongo (CAF), Bolivia (CONMEBOL) dan Kaledonia Baru (OFC).
Undian resmi akan dilakukan 20 November di markas besar FIFA di Zurich, berdasarkan ranking FIFA terbaru.










