Peluang Indonesia Menuju Piala Dunia 2026: Antara Realita dan Harapan
Minggu, 5 Oktober 2025 | 11:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara
Perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 kini memasuki babak keempat. Skuad Garuda akan berebut satu tiket langsung ke putaran final dengan Arab Saudi dan Irak.
Seberapa besar peluang skuad Garuda lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Football Meet Data memprediksi, kans skuad Garuda untuk melangkah ke putaran final tak lebih dari 10 persen.
Tantangan Berat di Grup B
BACA JUGA
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Garuda Hadapi Jalan Terjal, Kluivert Tetap Optimistis
Menang Tapi Belum Aman, Jerman Hadapi Laga Penentu Lawan Slovenia untuk Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026
Kroasia Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026, Polandia Dipaksa Jalani Playoff
Di babak keempat ini, Indonesia tergabung di Grup B bersama dua kekuatan Asia Barat: Arab Saudi dan Irak.
Kedua tim tersebut bukan lawan yang mudah, baik dari segi peringkat maupun pengalaman di kancah dunia.
Arab Saudi yang menempati peringkat 59 FIFA dan Irak di posisi 58, berada jauh di atas Indonesia yang kini duduk di urutan 119 dunia.
Seluruh laga Grup B akan digelar di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, pada 8-14 Oktober 2025.
Skuad Patrick Kluivert akan membuka langkahnya menghadapi Arab Saudi pada Kamis 9 Oktober 2025, kemudian melawan Irak tiga hari berselang.
Peluang tiga tim Grup B
Masih dari data Football Meet Data, peluang Indonesia untuk finis di posisi teratas Grup B hanya 7 persen.
Sementara untuk finis di peringkat kedua sebesar 23 persen, dan posisi ketiga mencapai 69 persen.
Sebaliknya, Arab Saudi diunggulkan dengan 62 persen peluang finis pertama, diikuti Irak dengan 37 persen.
Angka-angka itu mungkin terasa dingin, tapi di balik statistik, semangat Garuda belum padam.
Modal dan Rintangan
Kabar kurang baik datang dari sektor pertahanan. Kiper Emil Audero** dipastikan absen karena cedera. Ini akan membuat lini belakang Indonesia kehilangan salah satu benteng terakhir yang berpengalaman.
Namun, di tengah situasi itu, ada sedikit modal optimisme. Indonesia tak pernah kalah dalam dua pertemuan terakhir dengan Arab Saudi, dengan catatan satu kali imbang dan satu kali menang.
Meski rekor melawan Irak kurang menggembirakan, delapan kali kalah dan satu kali imbang, sejarah tetap menyimpan ruang bagi kejutan.
Peluang 7 persen untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 mungkin terdengar kecil, tapi bagi sepak bola Indonesia, ini bukan sekadar angka.
Ini tentang keyakinan, perjuangan, dan mimpi panjang yang terus dijaga para pemain, pelatih, dan jutaan suporter di tanah air.
Karena di dunia sepak bola, tak ada yang benar-benar mustahil selama Garuda masih mau terbang.***










