Ivar Jenner Kapten Baru Indonesia U-22, Ini Respons Mengejutkan Kadek Arel
Selasa, 18 November 2025 | 11:59
Penulis: Arif S

Sumber: Antara Foto/Fauzan
Pemain timnas U-22 Indonesia, Kadek Arel Priyatna memberikan penegasan terkait kepemimpinan Ivar Jenner. Gelandang FC Utrecht ini dipercaya menjadi kapten Garuda Muda pada uji coba pertama melawan Mali U-22 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu lalu. Menurut Kadek, Ivar memang pantas mengenakan ban kapten.
“Sangat baik ya, karena kita tahu juga pengalaman dari Ivar sangat banyak juga,” ujar Kadek kepada wartawan saat latihan tim di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.
Kadek adalah kapten sebelumnya ketika tim masih ditangani Gerald Vanenburg pada Piala AFF U-23 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Bahkan ketika tongkat kepelatihan beralih ke tangan Indra Sjafri, Kadek kembali dipercaya sebagai kapten pada uji coba melawan India bulan lalu.
BACA JUGA
Indonesia U-22 Imbangi Mali: Uji Coba Terakhir Menuju SEA Games 2025
Ivar Jenner dan Rafael Struick Menuju Misi Emas SEA Games 2025
Jadwal Terbaru Tim U22 Indonesia di SEA Games 2025 Setelah Perubahan Format Grup
Namun, alih-alih menunjukkan kekecewaan, bek tengah berusia 20 tahun itu justru memberi dukungan penuh kepada Ivar. Baginya, ban kapten berada di tangan yang tepat.
“Saya sangat banyak belajar dari Ivar di mana kita bisa selalu mendengarkan Ivar bagaimana cara dia memimpin rekan-rekan,” kata Kadek.
Meski hanya terpaut satu tahun usia, pengalaman kedua pemain berbeda jauh. Ivar, yang kini berusia 21 tahun, sudah mengoleksi 18 cap sejak debut bersama tim senior pada Juni 2023 menghadapi Palestina.
Sementara itu, pengalaman Kadek lebih banyak ditempa di kelompok umur, mulai U-19 hingga U-23.
Di tim senior, ia baru mencatat empat penampilan, semuanya pada Piala AFF akhir tahun lalu.
Perbedaan jam terbang itu menjadi alasan logis mengapa Indra Sjafri memilih Ivar sebagai kapten. Kadek pun memahami sepenuhnya keputusan tersebut.
“Kalau dari saya, siapa saja yang diberikan kepercayaan oleh pelatih kita bakal mendukung 100 persen dan siapa pun, mau Ivar, mau yang lain. Dan kita tahu juga Ivar adalah pemain dari first team juga, dan kita harus menghormati juga Ivar dan saya sangat mendukung,” tegasnya.
Menjelang laga uji coba kedua kontra Mali U-22, dukungan internal seperti ini menjadi sinyal positif.
Garuda Muda tampak kompak, solid, dan siap menunjukkan perubahan ban kapten bukan persoalan, justru menjadi energi baru untuk bangkit di pertandingan selanjutnya.










