ID EN

Drama Kualifikasi Piala Dunia 2026: Duel Hidup-Mati Menanti Tim-Tim Besar

Minggu, 16 November 2025 | 09:55

Penulis: Respaty Gilang

Piala Dunia
28 Tim telah lolos Piala Dunia 2026.
Sumber: Pixabay

Rangkaian pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari WIB kembali memunculkan drama dan ketegangan khas sepak bola Eropa. Sepuluh pertandingan dari Grup B, C, H, E, dan J tidak hanya memberikan gol-gol menarik, tetapi juga menghadirkan ketidakpastian baru bagi tim-tim unggulan yang harus menunda pesta lolos ke putaran final.

Meski banyak tim besar datang sebagai favorit, sebagian dari mereka justru masih harus menahan napas hingga matchday terakhir. Di tengah jadwal padat serta tekanan untuk tampil konsisten, beberapa negara justru tersandung dan kehilangan momentum.

Menurut UEFA, fase grup edisi ini memang terasa lebih ketat. Format baru Piala Dunia 2026 yang memakai 48 peserta membuat jatah Eropa bertambah menjadi 16 slot, namun persaingan tetap tidak mudah karena kualitas antarnegara semakin merata.

Spanyol Masih Perkasa, Tapi Turki Mengintai

Spanyol menunjukkan kelasnya saat bertemu Georgia di Boris Paichadze Dinamo Arena. La Roja tampil ganas dan pulang dengan kemenangan 4-0, hasil yang seolah mempertegas dominasi mereka di Grup E.

Mikel Oyarzabal mencetak dua gol dalam performa gemilangnya. Martin Zubimendi dan Ferran Torres juga ikut meramaikan papan skor. Kemenangan ini memperpanjang streak Spanyol menjadi lima kemenangan beruntun, mencetak 15 gol dan belum kebobolan satu pun. Catatan itu menjadi salah satu yang terbaik di seluruh zona Eropa.

Namun, pesta belum bisa dimulai. Turki yang berada di posisi kedua juga meraih kemenangan penting 2-0 atas Bulgaria. Dengan selisih poin hanya tiga, penentuan siapa yang lolos otomatis akan ditentukan pada matchday terakhir. Turki secara matematis masih berpeluang menyalip Spanyol jika hasil akhir berbalik arah.

Data UEFA menunjukkan bahwa Spanyol kini menjadi salah satu tim dengan expected goals tertinggi di kualifikasi, sementara Turki berada di posisi lima besar tim dengan rataan tembakan terbanyak. Dengan kondisi itu, laga pamungkas bakal jadi duel taktis yang penuh perhitungan.

Belgia Tersandung Lagi, Kazakhstan Jadi Batu Sandungan

Di Grup J, Belgia mengalami malam yang rumit. Bertandang ke markas Kazakhstan, The Red Devils hanya bermain imbang 1-1. Tuan rumah unggul cepat lewat Dastan Satpayev di menit ke-9, sebelum Hans Vanaken menyamakan kedudukan awal babak kedua.

Kazakhstan kehilangan Islam Chesnokov pada menit ke-79 karena kartu merah, namun Belgia gagal memanfaatkan situasi itu. Lini depan yang biasanya efektif justru terlihat tumpul. Padahal menurut data FIFA, Belgia termasuk salah satu tim dengan penguasaan bola tertinggi di kualifikasi Eropa.

Akibat hasil ini, Belgia belum bisa mengunci tiket otomatis dan wajib menang saat menghadapi Liechtenstein di laga terakhir. Di atas kertas, Belgia tentu unggul jauh. Namun Hansi Flick tentu tak ingin armadanya kembali membuang peluang.

Swiss Menang Besar, Tapi Belum Aman

Swiss melanjutkan tren positifnya di Grup B dengan kemenangan telak 4-1 atas Swedia. Performa mereka sebenarnya cukup menjanjikan, terutama dalam membangun serangan dari sisi sayap yang menjadi kekuatan utama.

Masalah muncul setelah Kosovo mengalahkan Slovenia 2-0. Kemenangan itu membuat Swiss belum bisa memastikan tempat di Piala Dunia. Mereka unggul tiga poin dari Kosovo, dan kedua tim akan berhadapan langsung di laga penentuan.

Pertandingan ini diprediksi akan panas karena kedua negara punya gaya permainan berbeda. Swiss kuat dalam organisasi permainan, sementara Kosovo punya transisi cepat dan efektif. Menurut Opta, Kosovo termasuk salah satu tim dengan akurasi tembakan terbaik di kualifikasi sejauh ini.

Austria Juga Belum Bisa Merayakan Tiket

Situasi yang hampir sama terjadi di Grup H. Austria menang 2-0 atas Siprus, tetapi Bosnia & Herzegovina juga meraih kemenangan 3-1 atas Rumania. Austria kini mengoleksi 18 poin, namun secara matematis masih bisa disusul Bosnia.

Dalam tiga edisi kualifikasi terakhir, Austria dikenal sebagai tim yang selalu kuat di fase grup namun sering tersendat di momen-momen krusial. Pelatih Ralf Rangnick menegaskan bahwa laga pamungkas adalah pertandingan yang tidak boleh mereka salahkan satu detail pun, mengingat Bosnia sedang dalam performa menanjak.

Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa (15–16 November)

Kazakhstan 1-1 Belgia
Siprus 0-2 Austria
Georgia 0-4 Spanyol
Liechtenstein 0-1 Wales
Turki 2-0 Bulgaria
Bosnia & Herzegovina 3-1 Rumania
Denmark 2-2 Belarus
Yunani 3-2 Skotlandia
Slovenia 0-2 Kosovo
Swiss 4-1 Swedia

Jelang Matchday Terakhir: Ada yang Siap, Ada yang Cemas

Sejumlah tim unggulan kini memasuki pertandingan hidup-mati. Spanyol, Swiss, Belgia, dan Austria sama-sama hanya tinggal selangkah dari tiket Piala Dunia, tetapi langkah terakhir itu justru sering menjadi yang paling berat.

Atmosfer persaingan semakin memanas, terutama karena tidak ada tim yang ingin kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia 2026, turnamen pertama dengan format 48 tim dan panggung yang jauh lebih luas. Dengan tekanan yang meningkat, matchday terakhir diprediksi menyuguhkan drama yang sulit ditebak dan penuh kejutan.