Tanpa Mauricio Souza, Persija Tetap Solid Berkat Analisis Taktik
Selasa, 30 Desember 2025 | 10:52
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Antaranews
Peran tim analis menjadi faktor krusial di balik kemenangan Persija Jakarta atas Bhayangkara FC. Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, menegaskan bahwa suplai data dan masukan taktis dari tim analis sangat membantu Macan Kemayoran mengontrol jalannya pertandingan hingga meraih kemenangan telak.
Persija sukses menundukkan Bhayangkara FC dengan skor 3-0 pada laga tunda BRI Super League yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, 29 Desember 2025, malam. Pada pertandingan ini, pelatih kepala Mauricio Souza tidak dapat mendampingi tim secara langsung akibat akumulasi kartu kuning, sehingga tanggung jawab teknis di lapangan diemban Ricky Nelson.
Ricky menjelaskan bahwa meski regulasi melarang komunikasi langsung dengan staf pelatih di bangku cadangan saat pertandingan berlangsung, koordinasi dengan tim analis tetap berjalan melalui jalur yang telah diatur sebelumnya.
BACA JUGA
Jaja dan Ezra Walian Diisukan Merapat ke Persija, Mauricio Souza Buka Suara
Persija Sering Imbang, Mauricio Souza: Tidak Ada Tim yang Lebih Baik dari Kami
Mauricio Souza Nilai Lapangan JIS Tak Layak Usai Persija Gagal Menang
“Memang ada regulasi yang melarang untuk langsung komunikasi, komunikasi sudah sebelum pertandingan, dan kami punya tim analis ya, informasi dari analis untuk memberikan masukan kepada kami di bawah,” kata Ricky pada jumpa pers setelah pertandingan usai.
“Sehingga kami berdiskusi bagaimana untuk bisa melakukan perubahan-perubahan, dan juga di babak kedua apa yang harus kami lakukan dengan keunggulan 1-0. Jadi tetap ada komunikasi dengan analis kita yang di atas,” katanya.
Persija membuka keunggulan melalui gol penalti Allano de Souza pada menit ke-45+5. Setelah unggul satu gol hingga turun minum, Persija tampil lebih efektif di babak kedua. Tekanan berkelanjutan berbuah gol bunuh diri Putu Gede pada menit ke-62, sebelum Jordi Amat memastikan kemenangan lewat sepakan jarak jauh pada menit ke-78.
Gelandang Persija, Hanif Sjahbandi, yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-82, mengamini pernyataan Ricky terkait pentingnya persiapan dan pemahaman taktik sebelum pertandingan. Menurut Hanif, apa yang terjadi di lapangan merupakan refleksi dari proses latihan yang dijalani tim.
“Informasi yang diinginkan pelatih sudah disampaikan selama kita latihan, jadi saya rasa, pertandingan ini adalah hasil dari persiapan yang sangat baik dari kami, dan saya harap dari pertandingan ini dan minggu-minggu ini membuahkan hasil yang baik juga di ke depannya,” tutur Hanif.
Meski menang meyakinkan, Ricky mengakui Persija sempat menemui kendala pada fase awal pertandingan, terutama dalam membongkar pertahanan Bhayangkara yang bermain dengan blok rendah. Situasi ini disebutnya mirip dengan problem yang muncul saat Persija takluk 0-1 dari Semen Padang pada laga sebelumnya.
“Jadi membongkar pertahanan bisa dengan penetrasi, bisa dengan macam-macam bisa juga dengan set piece penalti kick hari ini. Jadi sebenarnya memang ya itu yang sudah selalu kita siapin di latihan karena hampir semua tim menghadapi kita itu selalu low block, nah ini memang PR buat kita untuk semua pemain depan bisa berkreasi lebih lagi,” kata Ricky.
Kemenangan ini membawa Persija naik ke peringkat ketiga klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 32 poin. Macan Kemayoran kini hanya terpaut dua poin dari dua tim teratas, Persib Bandung dan Borneo FC, menjaga asa untuk terus bersaing di papan atas.
Persija selanjutnya akan kembali bermain di kandang dengan menjamu tim papan bawah Persijap Jepara pada Sabtu, 3 Januari 2026. Laga tersebut menjadi peluang bagi Macan Kemayoran untuk melanjutkan tren positif sekaligus menguji konsistensi permainan mereka.










