ID EN

IDoT 2025: Turnamen Domino Perdana yang Siap Catat Sejarah Baru di Dunia Olahraga

Rabu, 12 November 2025 | 13:00

Penulis: Arif S

Turnamen Domino
Ilustrasi - Turnamen Domino.
Sumber: Pixabay

Jakarta bersiap menjadi saksi sejarah baru. Untuk pertama kalinya, Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) akan menggelar turnamen domino perdana di Tanah Air bertajuk Indonesia Domino Tournament 2025 (IDoT 2025).

Event ini akan berlangsung di Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 15 November 2025 mendatang. Diperkirakan turnamen ini bakal menyedot perhatian ribuan pecinta domino dari seluruh penjuru negeri.

Tak tanggung-tanggung, lebih dari 3.000 peserta akan ambil bagian. Jumlah itu menjadikan ajang ini sebagai kompetisi domino terbesar dan paling bergengsi di Indonesia.

Domino, Olahraga Pintar yang Bangun Karakter

Ketua Umum PORDI, Andi Jamaro Dulung menjelaskan turnamen ini bukan sekadar lomba adu kartu di atas meja, tetapi juga ajang edukasi tentang nilai strategis dan manfaat olahraga domino.

“Domino mengasah kemampuan berpikir, kerja sama, pengendalian ego, pengambilan keputusan cepat, intuisi, dan perhitungan. Ini olahraga pintar yang membangun karakter dan daya pikir. Bisa membangun kematangan emosional dan retensi memori,” ujar Andi dalam keterangan resminya, Sabtu.

Mengusung tema “Strategi Satoe Meja, Semangat Satoe Bangsa,” IDoT 2025 ingin menegaskan domino bukan hanya hiburan, tetapi juga olahraga pikiran (mind sport) yang mengedepankan strategi, konsentrasi, dan sportivitas.

Kolaborasi Besar untuk Misi Olahraga Cerdas

Dalam penyelenggaraannya, PORDI menggandeng Higgs Games Island (HGI) sebagai pendukung utama. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kampanye positif, domino adalah olahraga yang mengasah logika dan mental.

“Sebagai pengembang gim digital berbasis komunitas, HGI sangat menghargai kolaborasi ini dan siap sepenuhnya untuk mendukung PORDI dalam mengedukasi serta mengampanyekan olahraga cerdas domino secara positif di Indonesia, bekerja sama dengan PORDI untuk membawa domino Indonesia ke panggung dunia,” jelas Public Relations Manager HGI, Eko Budi.

Tak Hanya Nasional, Tapi Mendunia

Menariknya, IDoT 2025 tak hanya melibatkan peserta lokal. Perwakilan dari delapan negara juga akan turut ambil bagian dalam kategori meja antarnegara, yaitu China, Malaysia, Jepang, Korea, Prancis, Selandia Baru, Belanda, dan Australia.

Dengan kehadiran pemain internasional, ajang ini menjadi symbol bahwa Indonesia mulai diakui dalam peta kompetisi domino dunia.

Saat ini, domino sedang dalam proses untuk diakui sebagai cabang olahraga prestasi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Langkah ini sejalan dengan arah dunia internasional, di mana Federasi Domino Internasional (Fédération Internationale de Domino-FIDO) sudah menjadi organisasi resmi yang mengatur turnamen domino global.

Bagi pecinta olahraga pikiran, inilah saat yang tepat untuk menyaksikan bagaimana **keping domino bisa mengetuk pintu sejarah olahraga Indonesia.***