Jose Mourinho Segera Kembali ke Real Madrid, Pengumuman Tinggal Tunggu Waktu
Rabu, 20 Mei 2026 | 11:07
Penulis: Arif S

Sumber: Wikimedia
Kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid tampaknya tinggal menunggu pengumuman resmi. Setelah musim mengecewakan tanpa gelar, Los Blancos bergerak cepat mencari sosok yang dianggap mampu mengembalikan mental juara sekaligus menata ulang ruang ganti penuh bintang di Santiago Bernabeu.
ESPN melaporkan Real Madrid berencana mengumumkan Mourinho sebagai pelatih baru pada 25 atau 26 Mei mendatang, tepat setelah kompetisi LaLiga musim ini berakhir.
Madrid akan menjalani laga terakhir melawan Athletic Bilbao pada Minggu 24 Mei 2026 pukul 02.00 WIB.
BACA JUGA
Kylian Mbappe Cedera Jelang El Clasico, Prancis Cemas Soal Piala Dunia 2026
Ucapan Lama Mourinho Kembali Viral, Relevan dengan Pemecatan Xabi Alonso?
Yamal dan Arda Guler Cedera, El Clasico Terancam Tanpa Dua Bintang Muda LaLiga
Pelatih asal Portugal itu disebut bakal menandatangani kontrak berdurasi dua musim. Mourinho bahkan dikabarkan sudah berpamitan dengan klubnya saat ini, Benfica, sebagai tanda kepulangannya ke ibu kota Spanyol tinggal menunggu formalitas administrasi.
Jika resmi diumumkan, ini akan menjadi periode kedua Mourinho menangani Real Madrid setelah sebelumnya bertugas pada 2010-2013.
Pada periode pertamanya, ia mempersembahkan tiga trofi bagi Los Blancos, termasuk gelar LaLiga 2011-2012 yang kala
itu memutus dominasi Barcelona.
Kembalinya Mourinho bukan tanpa alasan. Madrid membutuhkan figur kuat setelah gagal meraih satu pun trofi musim ini.
Selain membangun kembali performa tim di lapangan, Mourinho juga diharapkan mampu mengendalikan dinamika ruang ganti yang disebut dipenuhi ego para pemain bintang.
Meski begitu, keputusan menunjuk Mourinho memunculkan perdebatan di internal Madrid maupun kalangan pendukung.
Reputasi Mourinho sebagai salah satu pelatih terbaik Eropa memang tak diragukan, namun ia belum lagi memenangi Gelar Liga Domestik sejak membawa Chelsea juara Premier League pada 2015.
Laporan yang beredar menyebut tak semua pihak di Madrid sepakat dengan kembalinya Mourinho. Namun presiden klub Florentino Perez disebut menjadikan mantan pelatih Inter Milan dan Manchester United itu sebagai pilihan utama, bahkan satu-satunya kandidat yang didekati secara serius.
Sebelum kabar ini menguat, posisi pelatih Madrid sempat diisi Alvaro Arbeloa sebagai caretaker hingga akhir musim setelah menggantikan Xabi Alonso. Namun Madrid akhirnya memilih pengalaman dan karakter Mourinho untuk memimpin proyek baru klub.
Jurnalis Italia Fabrizio Romano menjadi salah satu pihak pertama yang membocorkan perkembangan negosiasi tersebut pada Senin 18 Mei.
"Semua syarat telah disepakati secara verbal antara Jose Mourinho dan Real Madrid, [hanya] menunggu untuk menandatangani semua dokumen bulan ini," tulis Fabrizio.
"Rencana untuk kesepakatan awal selama dua tahun dengan Mourinho yang tidak akan menciptakan masalah tentang detail karena satu-satunya keinginannya adalah kembali ke Real Madrid," lanjut Fabrizio dalam keterangannya.
Namun rencana kepulangan Mourinho mendapat penolakan terbuka dari legenda Madrid, Iker Casillas. Mantan kapten Los Blancos itu terang-terangan mengaku tidak setuju Mourinho kembali menangani klub yang pernah dibelanya selama lebih dari satu dekade.
Hubungan Mourinho dan Casillas memang pernah memanas pada musim 2012-2013 ketika Mourinho mencopot Casillas dari posisi kiper utama dan lebih memilih Diego Lopez. Meski demikian, Casillas menegaskan dirinya tidak memiliki masalah pribadi dengan Mourinho.
"Saya tidak punya masalah dengan Mourinho. Saya pikir dia seorang profesional yang hebat. Saya hanya tidak menginginkan dia di Real Madrid," kata Casillas dalam unggahan di X.
Menurut Casillas, masih banyak pelatih lain yang lebih cocok memimpin Madrid dibanding Mourinho.
"Saya percaya pelatih lain akan lebih cocok untuk mengelola klub yang saya cintai. Itu hanya pendapat pribadi saya. Tidak ada yang lain," tutur Casillas.
Terlepas dari pro dan kontra, Mourinho semakin dekat dengan Bernabeu. Madrid berharap pengalaman, mentalitas juara, dan karakter kuat pria Portugal itu bisa menjadi jawaban untuk membawa Los Blancos kembali berjaya di Spanyol maupun Eropa musim depan.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!