Ganda Putra Indonesia Ditarget Juara di Indonesia Open 2026
Rabu, 20 Mei 2026 | 16:30
Penulis: Arif S

Sumber: PBSI
Turnamen Indonesia Open 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2-7 Juni 2026 di Istora Senayan, Jakarta. Di ajang ini, sektor ganda putra Indonesia tak sekadar datang untuk bersaing tetapi juga dibebani target juara.
Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, secara tegas menyampaikan hak itu kepada publik. Di tengah persaingan ketat level BWF Super 1000, Indonesia ingin memastikan gelar tetap berada di kandang sendiri.
"Harus juara," tegas Antonius Budi Ariantho, Rabu.
BACA JUGA
Ditumbangkan Korsel, Indonesia Terhenti di Semifinal Piala Uber 2026
Indonesia Sikat Aljazair 5-0 di Piala Thomas, Ginting Manfaatkan Waktu Rehat untuk Evaluasi
Piala Uber 2026: Indonesia Tantang Denmark di Perempat Final
Indonesia akan menurunkan sejumlah pasangan unggulan untuk memburu podium tertinggi. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, hingga Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi tulang punggung sektor ganda putra.
Persiapan menuju Indonesia Open dilakukan dengan strategi terukur. Antonius memastikan dua pasangan, yakni Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, akan lebih dulu tampil di Singapore Open 2026 pekan depan.
Langkah tersebut diambil untuk mengembalikan ritme permainan para atlet setelah menjalani masa istirahat cukup panjang usai agenda tim nasional sebelumnya. Tim pelatih berharap momentum kompetitif bisa kembali terbangun sebelum tampil di depan publik sendiri.
Sementara itu, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin justru mendapat waktu pemulihan tambahan. Keduanya baru saja menjalani rangkaian padat turnamen setelah tampil pada Thailand Open 2026 dan Malaysia Masters 2026.
"Ya kalau Singapura Open sih kami mengirim dua pasang ya. Si Joaquin/Raymond sama Fajar/Fikri. Persiapannya setelah pulang dari Thomas Cup, kami ada waktu dua minggu, ya kami maintenance-nya...nanti peak-nya bisa mudah-mudahan di Indonesia Open," ungkap Anton, sapaan akrabnya.
Target juara di Indonesia Open bukan sekadar ambisi biasa. Dalam beberapa musim terakhir, sektor ganda putra Indonesia dikenal sebagai salah satu kekuatan utama dunia, namun tekanan tampil di kandang sendiri selalu menghadirkan tantangan tersendiri.
Di Istora, dukungan penonton kerap menjadi energi tambahan bagi Atlet Indonesia. Namun di saat yang sama, ekspektasi tinggi publik juga menghadirkan tekanan besar, terutama pada turnamen berstatus Super 1000 yang diikuti pasangan elite dunia.
Kini, harapan publik Indonesia tertuju pada kesiapan Fajar/Fikri, Leo/Daniel, dan pasangan muda lainnya untuk menjaga tradisi kejayaan bulu tangkis nasional. Dengan persiapan matang dan dukungan ribuan penonton Istora, Indonesia berharap sektor ganda putra mampu kembali berdiri di podium tertinggi pada Indonesia Open 2026.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!