Nova Arianto Bongkar Penyebab Kekalahan Indonesia U-17 dari Zambia
Rabu, 5 November 2025 | 08:00
Penulis: Arif S

Sumber: PSSI
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya kalah 1-3 dari Zambia pada laga perdana Grup H Piala Dunia U-17 2025 di Aspire Academy, Doha, Selasa 4 November 2025. Meski sempat unggul lebih dulu lewat gol Muhammad Zahaby Gholy, Garuda Muda harus menyerah setelah Zambia membalas tiga gol melalui Abel Nyironggo dan Lukonde Mwale sebelum turun minum.
“Di level Piala Dunia kalau kita tidak berani bermain atau takut ya situasinya akan menjadi sulit buat kita. Karena kita bisa lihat ada perbedaan secara permainannya di babak pertama dengan babak kedua,” ujar Nova di mixed zone usai laga.
Nova menilai para pemainnya tampil canggung di paruh pertama dan terlalu berhati-hati menghadapi tekanan Zambia. Namun, di babak kedua, determinasi dan keberanian Garuda Muda mulai terlihat.
BACA JUGA
'Dicukur' China 7-0, Nova Arianto Buka Opsi Tambah Pemain Diaspora Timnas Indonesia U-17
Piala Dunia U-17 2025: Peluang Masih Terbuka, Ini Syarat Garuda Muda Terbang ke Fase Gugur
Indonesia U-17 Hadapi Laga Krusial Lawan Brasil, Nova Arianto Tantang Mental Garuda Muda
“Dan saya bisa melihat secara babak-babak kedua pemain saya bisa lebih punya determinasi lebih baik. Dan akhirnya kita bisa banyak membuat peluang di babak kedua,” lanjutnya.
Pelatih berusia 44 tahun itu mengaku kecewa dengan hasil akhir, tapi tetap memberikan apresiasi terhadap semangat juang para pemain.
Nova melakukan sejumlah perubahan setelah turun minum, dengan memasukkan Adi Dimas dan Muhammad Algazani sejak awal babak kedua untuk menambah daya serang.
“Di ruang ganti saya sampaikan, kalau kalian para pemain takut di lapangan, takut untuk benturan, takut dalam menguasai bola ya situasinya kita akan selalu ditekan,” tegas Nova.
Secara taktik, Nova mengaku sudah mengantisipasi kecepatan para pemain sayap Zambia. Namun, kelengahan di lini belakang membuat gawang Indonesia kebobolan tiga kali.
“Memang ada sedikit kelengahan tetapi saya kira wajar karena sekarang ini levelnya Piala Dunia. Dan apabila kita buat salah di suatu momen ya itu menjadi gol (bagi lawan),” katanya.
Dengan hasil ini, Indonesia menempati posisi ketiga Grup H tanpa poin dan selisih gol minus dua. Nova berharap anak asuhnya bisa belajar dari kesalahan saat menghadapi Brasil pada laga berikutnya, Jumat 7 November 2025.
Garuda Muda dituntut bangkit, bukan hanya dengan strategi yang lebih tajam, tapi juga keberanian untuk bertarung tanpa rasa takut.(Antara)










