ID EN

Kebobolan di Injury Time, Jay Idzes dkk Diminta Belajar dari Kekalahan Pahit di Liga Italia

Selasa, 4 November 2025 | 15:00

Penulis: Arif S

Genoa menang tipis 2-1 atas Sassuolo di Liga Italia.
Genoa menang tipis 2-1 atas Sassuolo di Liga Italia.
Sumber: Antara/X/SerieA

Bek timnas Indonesia, Jay Idzes tampil penuh selama 90 menit saat timnya, Sassuolo saat menghadapi Genoa dalam lanjutan Liga Italia pekan ke-10 di Stadion Mapei, Selasa 4 November 2025 dini hari WIB. Pada laga itu Jay Idzes dkk menelan kekalahan 1-2 dari Genoa. 

Meski tampil dominan di babak kedua, Sassuolo harus membayar mahal kesalahan di lini belakang pada masa injury time, yang berujung pada gol penentu kemenangan Genoa lewat Leo Ostigard.

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso menilai kekalahan ini menjadi konsekuensi dari performa tidak maksimal di hampir semua lini, terutama pertahanan yang dikawal Idzes dan rekan-rekannya.

“Di liga ini, jika Anda tidak tampil maksimal maka Anda akan mendapat kesulitan dan kehilangan poin,” ujar Grosso di laman resmi klub.

“Hari ini kami menggunakan pendekatan yang salah. Kami bermain dangkal, kalah dalam duel, salah mengantisipasi jarak, dan memberi mereka banyak peluang,” tambahnya.

Sassuolo sempat menyamakan kedudukan lewat Domenico Berardi di menit ke-47 setelah tertinggal lebih dulu lewat gol jarak jauh Ruslan Malinovskyi pada menit ke-18.

Namun, harapan itu pupus di menit akhir. Jay Idzes kalah duel udara saat mengantisipasi tendangan bebas Aaron Martin yang dimanfaatkan Ostigard untuk mencetak gol penentu kemenangan Genoa.

“Kami sebenarnya sudah bermain lebih baik di babak kedua dan semestinya bisa unggul lewat (Kristian) Thorstvedt. Tapi di menit-menit akhir kami merugikan diri sendiri dengan kesalahan yang harus dibayar mahal,” kata Grosso.

“Pertandingan ini memberi kami pelajaran berharga untuk memahami seberapa kerasnya kompetisi yang kami hadapi.”

Performa Jay Idzes: Tampil Penuh, Belum Optimal

Jay Idzes kembali dipercaya sebagai starter di posisi bek tengah dan bermain penuh 90 menit. Namun, performanya kali ini dinilai kurang impresif.

Menurut data Fotmob, Idzes memperoleh rating 6,0, terendah di antara para bek starter Sassuolo.

Statistik menunjukkan Idzes mencatatkan 1 tekel sukses, 3 sapuan, 1 intersepsi, 2 kemenangan duel dari 4 percobaan.

Secara kolektif, pertahanan Sassuolo tampak kehilangan fokus di momen krusial. Kekalahan ini menjadi peringatan bagi Idzes dan rekan-rekannya untuk memperbaiki konsentrasi, terutama dalam situasi bola mati.

> “Pertandingan ini meninggalkan rasa pahit dan pelajaran berharga untuk terus berkembang dan meningkatkan diri,” ujar Grosso menutup.

Dengan hasil ini, Sassuolo gagal memperbaiki posisi di klasemen sementara Serie A. Sementara bagi Jay Idzes, laga ini menjadi ujian penting dalam proses adaptasinya di sepak bola Italia yang menuntut disiplin taktik dan konsistensi tinggi.