ID EN

Alasan Persija Main di Solo Terungkap! JIS Belum Siap, Mauricio Souza Tetap Fokus 3 Poin

Jumat, 31 Oktober 2025 | 17:00

Penulis: Arif S

Pelatih Mauricio Souza
Pemain Persija Jakarta Van Basty Sousa, pelatih Mauricio Souza, dan penerjemah Claudio Luzardi (ki-ka).
Sumber: Antara/HO/Persija Jakarta

Persija Jakarta harus “merantau” sementara. Klub kebanggaan Ibu Kota itu tak bisa menjamu PSBS Biak di kandang sendiri, Jakarta International Stadium (JIS), pada laga lanjutan BRI Super League 2025/2026, Jumat 31 Oktober 2025. Sebagai gantinya, Macan Kemayoran akan menjalani laga di Stadion Manahan, Solo.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengaku tidak mempermasalahkan keputusan itu. Ia memahami situasi lapangan JIS yang sedang menjalani proses perbaikan setelah dipakai untuk konser grup musik Korea ternama, NCT Dream, pada September lalu.

“Tentu saja kami ingin bermain di Jakarta, di stadion kami. Namun kami tahu ada proses renovasi di dalam stadion kita, di Jakarta, jadi tidak bisa main di sana,” ujar Souza dalam keterangan resminya, Kamis.

Pelatih asal Brasil itu menegaskan, fokus utama timnya bukan soal lokasi pertandingan, melainkan target tiga poin.

“Kami tahu kami harus memikirkan tiga poin, dan kami harus memikirkan tiga poin dengan serius, meskipun tidak bermain di kandang sendiri, kami memiliki tujuan di dalam kompetisi ini,” lanjutnya.

Manahan Jadi Venue

Meski tidak bermain di Ibu Kota, Souza tetap bersyukur Persija mendapat fasilitas terbaik di Solo. Stadion Manahan dipilih karena memiliki kualitas lapangan yang baik dan infrastruktur mumpuni untuk pertandingan sekelas Super League.

“Tapi itu pengurus mendapatkan yang terbaik untuk kami, Persija. Jadi kami tahu stadion Solo itu stadion yang bagus, punya rumput yang bagus, dan pengurus mau kasih yang terbaik buat kami,” katanya.

“Kami tidak punya pilihan dan kami harus masuk dan siap dapat tiga poin,” tambah Souza.

Manahan bukan tempat asing bagi Persija. Stadion berkapasitas lebih dari 20 ribu penonton itu sudah beberapa kali menjadi markas alternatif klub-klub besar saat stadion utama mereka digunakan untuk keperluan lain. 

Bagi Macan Kemayoran, atmosfer Solo tetap terasa bersahabat, apalagi basis suporter Jakmania tersebar hingga ke Jawa Tengah.

Fokus Kejar Poin, Bukan Klasemen

Persija kini menempati posisi kedua klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan 17 poin. Mereka tertinggal tujuh angka dari pemuncak klasemen, Borneo FC.

Namun, Souza memilih untuk tidak terlalu melihat papan klasemen. Ia ingin timnya fokus pada performa, bukan tekanan peringkat.

“Kompetisi ini sangat panjang, dan ini baru mulai. Perjalanan yang dilakukan oleh Borneo sehingga saat ini sangat baik. Kami tidak biasa melihat klasemen, jadi kami harus melakukan bagian kami,” pungkasnya.

Laga melawan PSBS Biak di Stadion Manahan akan menjadi ujian mental bagi Persija.
Souza memastikan seluruh pemain siap tempur, kecuali penyerang Gustavo Almeida yang absen karena kondisi fisik.