Laba Bersih GOLF Tumbuh 22,7% di Q3-2025, Didorong Kinerja Operasional Golf dan Efisiensi Biaya
Jumat, 31 Oktober 2025 | 11:07
Penulis: Rojes Saragih

Sumber: ITSME
Jakarta, PT Intra GolfLink Resorts Tbk (IDX: GOLF) mencatatkan kinerja keuangan positif pada kuartal III-2025 dengan laba bersih mencapai Rp 18,9 miliar, tumbuh 22,7% secara tahunan (year-on-year/YoY) dari Rp 15,4 miliar pada periode sama 2024. Laba bersih kumulatif 9 bulan 2025 sebesar Rp 18,9 miliar, merupakan net profit margin 17,25% dari pendapatan bersih Rp 109,6 miliar.
Pencapaian emiten pengelola lapangan golf dan pengembang properti ini didorong oleh optimasi pendapatan berulang dari operasional golf dan pengelolaan biaya yang efisien.
Membukukan kinerja positif, PT Intra GolfLink Resorts Tbk mencatatkan pendapatan bersih senilai Rp 109,6 miliar pada periode Januari-September, ungkap Laporan Kinerja Q3 2025 PT IGR, 30/10/2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 10,2% jika dibandingkan dengan pencapaian di sembilan bulan pertama tahun sebelumnya.
BACA JUGA
Rasakan Hidup Ala Sultan: Punya Vila di Lapangan Golf
Hideki Matsuyama Menutup Musim dengan Gelar Hero World Challenge Lewat Drama Playoff
Golf Jadi Magnet Wisata Olahraga Sulsel, Pemprov Ungkap Potensi Besarnya
Detail Kinerja Operasional:
- Pendapatan Bersih: Rp109,6 miliar, naik 10,2% YoY.
- Laba Kotor: Rp63,4 miliar, dengan margin kotor yang solid di 57,8%.
- Laba Bersih: Rp18,9 miliar, tumbuh 22,7% YoY.
- Total Aset: Rp8,69 triliun, mencerminkan neraca yang kuat dan ekspansi berkelanjutan di aset utama.
- Struktur Modal: Rasio liabilitas terhadap aset tetap sehat di 8,1%.
- Net profit margin: 17,2%, meningkat dari periode sebelumnya.
Kontributor Utama Pertumbuhan:
New Kuta Golf (NKG) menjadi penyumbang utama dengan pertumbuhan 22,8% YoY menjadi Rp 85,1 miliar, didorong oleh:
- Pertumbuhan pendapatan golf 27,9% YoY.
- Rekor rounds: 7.620 (Juli) dan 7.763 (Agustus) 2025.
- Pendapatan restoran tumbuh 24,6% YoY.

Sumber: ITSME
Visi Jangka Panjang:
Komisaris Utama PT Intra GolfLink Resorts Tbk (IDX: GOLF), Darma Mangkuluhur Hutomo, menegaskan komitmen perusahaan: "Visi jangka panjang kami adalah menempatkan GOLF sebagai pelopor pariwisata golf dan gaya hidup terintegrasi di Indonesia. Melalui pengembangan di Bali, Sentul, dan Belitung, kami tidak hanya membangun destinasi, tetapi menciptakan pengalaman yang menyatukan golf kelas dunia, hospitality, dan community living. Fondasi inilah yang akan mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham."
Strategi Ekspansi dan Diversifikasi:
Direktur Utama GOLF Dwi Febri Astuti menegaskan fokus pada optimalisasi pendapatan berulang dan progres proyek properti. Selain transformasi Palm Hill Golf Sentul menjadi kawasan Sequoia Hills, GOLF memperkuat ekosistem di Belitung melalui:
- Black Rocks Golf & Leisure.
- Black Rocks Camping Ground dengan konsep eco-travel.
- Pengembangan fasilitas gaya hidup dan rekreasi baru.

Sumber: Black Rocks Golf
Outlook Positif:
"Dengan fundamental yang kuat dan disiplin dalam eksekusi, kami yakin GOLF akan menutup 2025 dengan hasil yang solid dan memasuki 2026 dengan portofolio yang semakin beragam dan tangguh," ujar Dwi Febri Astuti.
Kinerja kuartal ketiga ini mengkonfirmasi efektivitas strategi bisnis terintegrasi GOLF dalam menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, sejalan dengan visi jangka panjang yang dicanangkan manajemen.










