Persija Bangun Struktur Lengkap untuk Shin Tae-yong, Semua Aspek Tim Jadi Perhatian
Sabtu, 8 Agustus 2026 | 11:24
Penulis: Rojes Saragih

Sumber: Antara/M Risyal Hidayat
Jakarta – Persija Jakarta resmi melengkapi struktur tim kepelatihan untuk menghadapi musim 2026/2027. Tidak hanya mengandalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala, Macan Kemayoran membangun tim pendukung yang memadukan staf asal Korea Selatan dan Indonesia.
Persija memperkenalkan susunan lengkap tim kepelatihan tersebut melalui laman resmi klub pada Jumat (7/8/2026). Struktur ini disiapkan untuk mendukung Shin Tae-yong dalam membangun tim yang lebih kuat dan kompetitif pada musim baru.
Shin Tae-yong sendiri telah ditunjuk sebagai pelatih kepala Persija sejak Juni 2026. Pelatih asal Korea Selatan itu mendapat kontrak tiga tahun untuk menangani Macan Kemayoran.
BACA JUGA
Persija Belum Pikirkan Persib, Mauricio Souza Tegaskan Fokus Penuh ke Persijap Jepara
Kejutan Besar! Shin Tae-yong Resmi Latih Persija Jakarta dengan Kontrak 3 Tahun
Penalti Maxwell Gagal, Persija Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari ambisi Persija untuk meningkatkan prestasi setelah mengakhiri musim sebelumnya di posisi ketiga.
Kini, proyek tersebut mulai dilengkapi dengan struktur pendukung yang cukup komprehensif.
Persija menempatkan empat asisten pelatih di bawah Shin Tae-yong. Mereka adalah Cho Byung-kuk, Choi In-cheul, Maman Abdurrahman, dan Taji Prashetio.
Nama Maman menjadi salah satu figur yang paling menarik perhatian. Mantan kapten Persija itu kembali melanjutkan pengabdiannya kepada klub, kali ini dari sisi kepelatihan.
Persija menyebut pengalaman, kepemimpinan, serta pemahaman Maman terhadap karakter klub akan menjadi modal penting dalam mendampingi pemain menghadapi kompetisi musim baru.
Kehadiran Maman juga memberikan unsur lokal dalam struktur kepelatihan yang didominasi staf asal Korea Selatan.
Ia diharapkan dapat membantu menjembatani pendekatan kepelatihan Shin Tae-yong dengan karakter dan kultur sepak bola Indonesia, khususnya lingkungan Persija.
Selain Maman, Persija menunjuk Cho Byung-kuk sebagai asisten pelatih.
Mantan pemain tim nasional Korea Selatan tersebut memiliki pengalaman bermain di sejumlah kompetisi Asia, termasuk K League, J.League, Chinese Super League, dan Thai League. Ia juga pernah tampil bersama Korea Selatan pada Olimpiade Athena 2004.
Sementara itu, Yoo Jae-hoon dipercaya menangani penjaga gawang.
Mantan kiper asal Korea Selatan tersebut memiliki pengalaman panjang di sepak bola Indonesia dan pernah meraih gelar juara bersama Persipura Jayapura.
Persija berharap pengalaman Yoo serta pemahamannya terhadap karakter sepak bola Indonesia dapat membantu meningkatkan kualitas penjaga gawang Macan Kemayoran.
Struktur Persija juga diperkuat Kim Dong-ki yang dipercaya sebagai Head of Scouting. Tugasnya akan berkaitan dengan pemantauan dan pencarian talenta yang dibutuhkan klub.
Di sektor analisis, Kim Jong-jin dan Muhammad Fayyadh ditugaskan sebagai analis. Sementara Huh Ji-sub dan Hwang Ji-hwan menangani aspek kebugaran pemain.
Untuk mendukung komunikasi tim, Persija menunjuk Jeongseok Seo sebagai interpreter atau penerjemah.
Seluruh struktur tersebut akan bekerja bersama Manajer Persija Ardhi Tjahjoko untuk mendukung kebutuhan tim sepanjang musim 2026/2027.
Presiden Persija Mohamad Prapanca menilai kelengkapan struktur tersebut menjadi bagian penting dari upaya klub membangun fondasi baru.
"Kami percaya setiap individu di dalam tim kepelatihan memiliki peran yang sama pentingnya dalam membangun Persija," ujar Prapanca.
Menurutnya, perpaduan pengalaman internasional, pemahaman terhadap sepak bola Indonesia, dan karakter masing-masing staf diharapkan dapat membantu Shin Tae-yong membentuk Persija yang semakin kompetitif.
Struktur ini juga sejalan dengan proyek jangka panjang yang dibebankan Persija kepada Shin Tae-yong.
Saat diperkenalkan pada Juni lalu, Prapanca mengatakan STY tidak hanya diharapkan mengejar prestasi, tetapi juga terlibat dalam pengembangan pemain muda dan pembangunan infrastruktur sepak bola klub selama masa kontraknya.
Dengan demikian, musim 2026/2027 tidak hanya menjadi awal era baru bagi Persija dari sisi pelatih kepala. Klub juga membangun perangkat pendukung yang mencakup kepelatihan, scouting, analisis, kebugaran, penjaga gawang, hingga komunikasi.
Persija berharap kolaborasi antara staf Korea Selatan dan Indonesia tersebut dapat mempercepat proses pembentukan tim sekaligus membantu Shin Tae-yong mewujudkan target besar Macan Kemayoran.
Susunan Tim Kepelatihan Persija 2026/2027
Shin Tae-yong – Head Coach
Ardhi Tjahjoko – Manager
Kim Dong-ki – Head of Scouting
Cho Byung-kuk – Assistant Coach
Choi In-cheul – Assistant Coach
Maman Abdurrahman – Assistant Coach
Taji Prashetio – Assistant Coach
Yoo Jae-hoon – Goalkeeper Coach
Kim Jong-jin – Analyst
Muhammad Fayyadh – Analyst
Huh Ji-sub – Fitness Coach
Hwang Ji-hwan – Fitness Coach
Jeongseok Seo – Interpreter
Dengan komposisi ini, Persija kini memiliki struktur lengkap untuk memasuki musim 2026/2027 di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong. Fokus berikutnya adalah bagaimana struktur baru tersebut diterjemahkan menjadi permainan dan prestasi di lapangan.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!