ID EN

Aldila Sutjiadi Singkirkan Juara Wimbledon, Lanjutkan Momentum di Toronto

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 13:01

Penulis: Rojes Saragih

Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi
Petenis tunggal putri Indonesia Aldila Sutjiadi
Sumber: Antara/Muhammad Adimaja

Aldila Sutjiadi bersama pasangannya dari Selandia Baru, Erin Routliffe, melanjutkan momentum positif mereka di pentas tenis dunia. Pasangan non-unggulan itu menyingkirkan unggulan keempat sekaligus juara Wimbledon 2026, Kristina Mladenovic/Hanyu Guo, pada babak pertama WTA 1000 National Bank Open di Toronto, Kanada.

Aldila/Routliffe memastikan tiket ke babak 16 besar setelah mengalahkan pasangan Prancis-China itu dengan skor 6-3, 6-7(4), 10-5 dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam tiga menit pada Sabtu (8/8/2026) WIB.

Hasil ini menjadi kejutan besar karena Mladenovic/Guo datang ke Toronto sebagai unggulan keempat sekaligus juara ganda putri Wimbledon 2026. Pertandingan melawan Aldila/Routliffe juga menjadi laga pertama mereka setelah meraih gelar Grand Slam di lapangan rumput tersebut.

Sebaliknya, Aldila/Routliffe datang ke Toronto dengan modal gelar WTA 500 Mubadala Citi DC Open di Washington yang mereka raih pada pekan sebelumnya.

Menariknya, mereka tidak berstatus unggulan di Toronto. Penentuan unggulan dilakukan berdasarkan peringkat sebelum Aldila dan Routliffe menjuarai turnamen di Washington. Karena itu, keduanya langsung mendapat lawan berat pada babak pertama.

Sebelum pertandingan, pelatih Aldila, Christopher Rungkat, juga mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama tim adalah beradaptasi dengan karakter lapangan Toronto.

Menurut Christo, lapangan di Toronto sedikit lebih cepat dibandingkan lapangan yang digunakan di Washington. Aldila dan Routliffe pun membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri setelah berpindah turnamen dalam waktu singkat.

Namun, tantangan tersebut mampu mereka lewati dengan baik.

Aldila/Routliffe langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Mereka memberikan tekanan terhadap servis Mladenovic/Guo dan berhasil mengamankan set pertama dengan skor 6-3.

Mladenovic/Guo kemudian meningkatkan permainan pada set kedua. Persaingan berlangsung ketat hingga kedua pasangan sama-sama mengamankan enam game dan pertandingan harus ditentukan melalui tiebreak.

Mladenovic/Guo tampil lebih baik pada fase tersebut dan merebut tiebreak dengan skor 7-4. Kedudukan pun menjadi imbang dan pemenang harus ditentukan melalui match tiebreak.

Pada fase penentuan, Aldila/Routliffe kembali tampil solid. Mereka mampu menjaga konsentrasi dan keunggulan hingga akhirnya mengamankan kemenangan 10-5.

Statistik pertandingan memperlihatkan bahwa efektivitas menjadi salah satu kunci kemenangan pasangan Indonesia-Selandia Baru tersebut.

Aldila/Routliffe berhasil memanfaatkan lima dari tujuh peluang break point. Sebaliknya, Mladenovic/Guo hanya mampu mengonversi tiga dari 11 peluang.

Aldila/Routliffe juga menghasilkan tiga ace dan mencatat delapan double fault. Sementara itu, Mladenovic/Guo tidak menghasilkan ace dan melakukan 10 double fault.

Dalam total 151 poin yang dimainkan, Aldila/Routliffe memenangi 78 poin, sedikit lebih banyak dibandingkan lawan yang mengoleksi 73 poin.

Kemenangan ini memperpanjang tren positif Aldila dan Routliffe. Hanya sepekan setelah mengangkat trofi WTA 500 di Washington, mereka kini berhasil menyingkirkan pasangan juara Wimbledon di turnamen level WTA 1000.

Di babak 16 besar, Aldila/Routliffe akan menghadapi Olivia Nicholls/Tereza Mihalikova.

Nicholls/Mihalikova lolos setelah mengalahkan Cristina Bucsa/Eudice Chong dengan skor 4-6, 7-5, 11-9. Pertandingan babak 16 besar Aldila/Routliffe dijadwalkan berlangsung pada Senin (10/8).

Dengan kemenangan ini, Aldila dan Routliffe setidaknya sudah melewati ujian pertama di Toronto sekaligus membuktikan bahwa keberhasilan mereka menjuarai Washington bukan sekadar momentum sesaat.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!