Rekor Mentereng Timnas Indonesia Kontra Kamboja, 17 Kemenangan dan 80 Gol Jadi Modal AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 17:00

Penulis: Respaty Gilang

Timnas Indonesia
Pesepak bola Timnas Indonesia mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Komplek Olahraga Gelora Bung Karno.
Sumber: AntaraNews

Timnas Indonesia mengusung modal statistik yang sangat meyakinkan saat menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF 2026. Meski memiliki catatan superior dalam sejarah pertemuan kedua tim, skuad Garuda memilih tetap fokus dan tidak meremehkan kekuatan lawan.

Pertandingan Indonesia kontra Kamboja akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 27 Juli 2026, pukul 20.30 WIB. Laga ini menjadi awal perjuangan Tim Garuda di turnamen, sementara Kamboja datang setelah menelan kekalahan 1-2 dari Singapura pada pertandingan pertama.

Berdasarkan data 11v11, Indonesia belum pernah kalah dari Kamboja dalam 18 pertemuan di berbagai ajang internasional. Dari jumlah tersebut, Tim Garuda mengoleksi 17 kemenangan dan hanya sekali bermain imbang.

Dominasi Indonesia juga tercermin dari produktivitas lini serang. Garuda telah mencetak total 80 gol ke gawang Kamboja, atau rata-rata 4,4 gol dalam setiap pertandingan. Sebaliknya, Kamboja baru mampu mencetak 10 gol ke gawang Indonesia sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.

Catatan impresif itu menjadi modal berharga bagi skuad asuhan John Herdman untuk membuka perjalanan di Piala AFF 2026 dengan hasil maksimal.

Kemenangan 10-0 Masih Jadi Rekor Terbesar

Pertemuan pertama Indonesia dan Kamboja berlangsung pada 6 Desember 1995 dalam ajang SEA Games. Saat itu, Tim Garuda tampil luar biasa dengan menghancurkan Kamboja 10-0.

Hingga kini, hasil tersebut masih menjadi kemenangan terbesar Indonesia atas Angkor Warriors.

Sementara itu, satu-satunya laga yang gagal dimenangkan Indonesia terjadi pada 27 April 1997 di babak Kualifikasi Piala Dunia 1998. Pertandingan berakhir imbang 1-1 dan menjadi satu-satunya kesempatan Kamboja menghindari kekalahan dari Garuda.

Setelah hasil tersebut, Indonesia selalu mampu mengatasi perlawanan Kamboja. Pada pertemuan terakhir di Piala AFF 2022, Garuda kembali meraih kemenangan dengan skor 2-1 pada 23 Desember 2022.

John Herdman Minta Garuda Tetap Waspada

Meski statistik berpihak kepada Indonesia, pelatih John Herdman menegaskan timnya tidak ingin terlena dengan rekor masa lalu.

Menurut pelatih asal Kanada itu, Kamboja telah menunjukkan perkembangan sebagai tim yang memiliki organisasi permainan rapi dan disiplin tinggi sehingga layak diwaspadai.

"Kamboja adalah tim yang terorganisasi dan sangat disiplin. Mereka akan menjadi lawan yang sulit. Namun, fokus kami tetap pada timnas Indonesia, identitas permainan kami, koneksi, chemistry, dan semangat tim," kata Herdman.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Tim Garuda lebih memilih berkonsentrasi membangun performa terbaik dibanding bergantung pada catatan sejarah.

Laga melawan Kamboja menjadi ujian pertama Indonesia dalam upaya memburu gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026. Dukungan publik di Stadion Pakansari diharapkan menjadi energi tambahan bagi Marselino Ferdinan dan kolega untuk mengawali turnamen dengan kemenangan.

Jika mampu mempertahankan dominasi atas Kamboja, Tim Garuda tidak hanya memperpanjang rekor positif dalam head to head, tetapi juga membuka peluang besar untuk melangkah mulus ke fase berikutnya.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!