Delapan Jam Menembus Dua Negara, Kereta Wisata China-Rusia Jadi Favorit Baru Traveler

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:00

Penulis: Respaty Gilang

Kereta wisata China-Rusia
Gambar ilustrasi Kereta wisata China-Rusia.
Sumber: ChatGPT AI

Wisata lintas negara kini punya wajah baru. Jika sebelumnya perjalanan dari China ke Rusia identik dengan penerbangan atau proses transit yang cukup panjang, kini wisatawan memiliki alternatif yang jauh lebih praktis. China dan Rusia resmi menguji coba layanan kereta wisata internasional yang menghubungkan Vladivostok di Rusia dengan Suifenhe, kota perbatasan di Provinsi Heilongjiang, China.

Bukan sekadar kereta penghubung antarnegara, layanan ini menawarkan pengalaman perjalanan yang menjadi bagian dari destinasi wisata itu sendiri. Dalam waktu sekitar delapan jam, wisatawan dapat berpindah negara sambil menikmati kenyamanan perjalanan darat yang semakin diminati para traveler dunia.

Layanan perdana yang beroperasi pada Minggu, 18 Juli 2026, langsung mendapat sambutan positif dari wisatawan kedua negara. Rombongan pertama turis Rusia tiba di Suifenhe untuk memulai paket wisata selama empat hari di China. Sementara itu, sekitar 180 wisatawan asal China berangkat menuju Vladivostok menggunakan kereta yang sama dari arah sebaliknya.

Kehadiran rute baru ini menjadi angin segar bagi pencinta perjalanan overland. Berbeda dengan perjalanan udara yang sering kali hanya menjadi sarana menuju destinasi, perjalanan menggunakan kereta menawarkan pengalaman menikmati lanskap, budaya, hingga suasana perbatasan secara lebih dekat.

Tren wisata kereta sendiri terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Banyak wisatawan kini mencari perjalanan yang lebih santai, minim perpindahan moda transportasi, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih autentik dibanding penerbangan singkat.

Tempuh Delapan Jam dengan Fasilitas yang Nyaman

Perjalanan dari Vladivostok menuju Suifenhe berlangsung sekitar delapan jam. Selama perjalanan, penumpang dapat memilih kursi reguler maupun kabin tidur bertingkat berkonsep terbuka yang dirancang untuk perjalanan jarak menengah.

Bagi wisatawan yang menginginkan kenyamanan lebih, tersedia kabin soft sleeper yang dilengkapi fasilitas kamar mandi dengan shower. Kehadiran fasilitas tersebut membuat perjalanan lintas negara terasa lebih nyaman, terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan tanpa terburu-buru.

Menariknya, antusiasme terhadap layanan baru ini cukup tinggi. Bahkan ada wisatawan yang rela menempuh perjalanan ribuan kilometer hanya untuk menjadi salah satu penumpang pertama.

"Saya terbang lebih dari 2.000 kilometer dari Provinsi Zhejiang di China timur hanya untuk mencoba kereta ini. Sekarang saya benar-benar tidak sabar untuk segera naik," kata wisatawan asal China, Gao Hailong, seperti dikutip Bastillepost, Sabtu (25/7).

Diproyeksikan Jadi Magnet Baru Pariwisata

Pemerintah daerah melihat layanan kereta wisata ini bukan hanya sebagai moda transportasi, tetapi juga sebagai strategi memperkuat sektor pariwisata lintas negara.

"Layanan ini membuka koridor wisata lintas negara yang efisien dan nyaman. Wisatawan dari kedua negara kini benar-benar bisa bepergian dengan kereta dan tiba di tujuan dalam satu perjalanan tanpa transit, sekaligus memangkas biaya perjalanan lintas negara secara signifikan," ujar Wakil Direktur Biro Kebudayaan, Olahraga, Radio, Televisi, dan Pariwisata Kota Mudanjiang, Cong Yunhong.

Optimisme tersebut didukung oleh meningkatnya mobilitas wisatawan di kawasan perbatasan. Sejak kebijakan bebas visa bagi wisatawan Rusia mulai diterapkan pada September 2025, kunjungan ke wilayah Heilongjiang terus mengalami pertumbuhan.

Data pada paruh pertama 2026 menunjukkan Pelabuhan Darat Suifenhe melayani lebih dari 310 ribu perlintasan keluar-masuk atau meningkat sekitar 30,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut memperlihatkan besarnya potensi wisata lintas negara di kawasan Asia Timur. Dengan hadirnya kereta wisata internasional ini, perjalanan antarnegara menjadi lebih sederhana, hemat waktu, sekaligus menawarkan pengalaman yang tidak bisa didapatkan saat bepergian menggunakan pesawat.

Bagi traveler yang ingin menikmati sensasi melintasi dua negara dalam satu perjalanan, rute Vladivostok–Suifenhe berpotensi menjadi salah satu pengalaman wisata kereta paling menarik di Asia dalam beberapa tahun ke depan.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!