Dilarang Melatih 10 Tahun di Korsel, Shin Tae-yong Merasa Diperlakukan Tidak Adil

Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:18

Penulis: Arif S

Pelatih baru Persija Shin Tae-yong
Pelatih baru Persija Shin Tae-yong.
Sumber: Antara/Zaro Ezza Syachniar

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menghadapi babak baru dalam karier kepelatihannya setelah Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) menjatuhkan larangan melatih selama 10 tahun di negaranya. Meski sanksi itu hanya berlaku di Korea Selatan, Shin merasa dirinya telah diperlakukan tidak adil dan siap memperjuangkan kebenaran.

Keputusan KFA menjadi sorotan karena disertai hukuman berat lainnya, termasuk larangan terlibat dalam kompetisi sepak bola di Korea Selatan dalam jabatan apa pun serta pengusiran permanen dari klub-klub di negara tersebut.

Menanggapi keputusan itu, Shin menyampaikan keberatannya terhadap proses yang berujung pada sanksi berat.

"Menurut saya masih banyak hal yang tidak adil dalam kasus ini, dan saya ingin menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi," ujar Shin, dikutip dari media Korea Selatan, Ichannela.

KFA menjatuhkan hukuman setelah Komite Fair Play menggelar pertemuan pada awal bulan ini. Federasi menilai Shin melakukan pelanggaran saat masih menangani Ulsan HD.

Salah satu tuduhan yang menjadi dasar pemberian sanksi adalah dugaan tindak kekerasan terhadap pemain Ulsan HD, Jeong Seung Hyun. Shin dituding menampar pemain itu ketika menjadi pelatih klub.

Selain itu, muncul laporan yang menyebut pelatih berusia 56 tahun bermain golf ketika kompetisi sedang berlangsung. Kasus ini sebelumnya berujung pada pemecatan dirinya dari Ulsan Hyundai sebelum akhirnya KFA menjatuhkan sanksi disiplin.

Hukuman itu hanya berlaku di wilayah Korea Selatan. Artinya, Shin diperbolehkan melatih klub maupun tim nasional di luar negaranya.

Saat ini, Shin menangani klub Super League Indonesia, Persija Jakarta, sehingga aktivitas kepelatihannya di Indonesia tidak terdampak keputusan KFA.

Shin dikabarkan tengah mempertimbangkan upaya hukum untuk melawan keputusan federasi.

Media Korea Selatan Nate melaporkan Shin membuka peluang untuk mengajukan banding atas hukumannya.

"Apakah dia ingin mengajukan banding, dia masih mempertimbangkannya," tulis Nate.

Apabila banding benar-benar diajukan, prosesnya diperkirakan akan menjadi perhatian publik sepak bola Korea Selatan. 

Hal ini mengingat status Shin Tae Yong sebagai salah satu pelatih paling berpengalaman yang pernah menangani tim nasional negaranya dan memiliki kiprah panjang di level internasional.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!