ID EN

Nama Shin Tae-yong Kembali Muncul! Kali Ini Bukan untuk Indonesia, Tapi Kandidat Pelatih Timnas Thailand

Kamis, 23 Oktober 2025 | 09:30

Penulis: Arif S

Shin Tae-yong
Mantan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.
Sumber: PSSI

Setelah berpisah dengan pelatih asal Jepang, Masatada Ishii, Federasi Sepak Bola Thailand bergerak cepat mencari sosok baru yang mampu membawa Skuad Gajah Perang ke putaran final Piala Asia 2027.

Menariknya, Masatada Ishii sempat disebut-seut sebagai salah satu kandidat pelatih Timnas Indonesia menggantikan Patrick Kluivert. Beberapa nama dalam radar Thailand juga ada yang disebut-sebsebagai kandidat pelatih Timnas Indonesia, termasuk Shin Tae-yong.

Tiga Kandidat Terkuat Pelatih Thailand

Dikutip dari Thai PBS, Wakil Presiden FA Thailand, Charnvit Polcheewin, mengungkapkan tiga nama teratas dalam daftar kandidat pelatih baru Thailand adalah Anthony Hudson, Park Hang-seo, dan Shin Tae-yong. Namun, di antara ketiganya, Hudson disebut menjadi kandidat terkuat.

“Kami sedang meninjau profil pelatih Thailand dan luar negeri. Hudson paling kuat, tetapi kami juga mempertimbangkan nama lain, seperti Kiatisuk Senamuang, Sasom Pobprasert dan Totchtawan Sripan, meski beberapa dari mereka sudah punya komitmen dengan klub,” ujar Charnvit.

Siapa pun yang terpilih, lanjutnya, harus menyerahkan rencana latihan lengkap dan siap menghadapi tekanan dan ekspektasi tinggi.

Hudson saat ini menjabat sebagai Direktur Teknik FA Thailand, sehingga dinilai sudah memahami peta sepakbola negeri tersebut.

Sementara Park Hang-seo berstatus sebagai wakil presiden Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan, dan status Shin Tae-yong saat ini tanpa tim setelah berpisah dengan Ulsan HD.

Menariknya, dari tiga nama kandidat pelatih Thailand, yaitu Shin Tae-yong juga dikaitkan dengan kandidat pelatih Tim Garuda.  Sebelumnya, Shin Tae-yong sukses nmembawa Garuda ke Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-23 2024.

FA Thailand Akui Keputusan Sulit

Perpisahan FA Thailand dengan Masatada Ishii mengejutkan publik. Terlebih, Timnas Thailand masih berjuang di kualifikasi Piala Asia 2027 dan menempati peringkat kedua Grup D.

“Komite teknis mempertimbangkan banyak faktor. Kami khawatir, jika terjadi kesalahan, sudah terlambat untuk mengubah arah,” jelas Charnvit.

“Kami harus memikirkan pemilihan pemain dan taktik. Jika perubahan harus dilakukan, itu harus terjadi sekarang, bukan setelah kami mempertaruhkan segalanya,” pungkasnya.

Kritik sempat datang dari para suporter Thailand yang menilai keputusan itu terlalu terburu-buru. Namun FA Thailand bersikeras, langkah ini perlu diambil demi penyegaran strategi jelang fase penting kualifikasi.

Misi Mencari Nahkoda Baru Timnas

Baik Thailand maupun Indonesia saat ini sama-sama sedang mencari pelatih kepala baru dengan waktu yang sempit dan ekspektasi tinggi.

Keduanya membutuhkan sosok berpengalaman sekaligus memahami dinamika sepakbola Asia Tenggara yang sarat tekanan publik dan rivalitas emosional.***