Patrick Kluivert Tak Menganggur Lama, Alex Pastoor Bocorkan Sudah Ada Tawaran Masuk
Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:30
Penulis: Arif S

Sumber: PSSI
Perpisahan Patrick Kluivert dengan Timnas Indonesia tak membuat karier sang pelatih asal Belanda berhenti. Tak butuh waktu lama, Kluivert dikabarkan sudah menerima beberapa tawaran melatih tim lain. Kabar ini dikonfirmasi langsung orang dekatnya, Alex Pastoor, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia.
Dalam wawancara dengan media Belanda, Voetbal International, Pastoor membeberkan Kluivert dan agennya telah dihubungi sejumlah pihak.
“Saya berbicara dengan agen Patrick Kluivert. Ada beberapa peluang yang datang kepada mereka,” ujar Pastoor, dikutip Selasa 21 Oktober 25.
BACA JUGA
Patrick Kluivert Bingung Soal Masa Depannya di Timnas Usai Gagal ke Piala Dunia 2026
Game Plan Dinilai Sudah Tepat, Tapi Kenapa Timnas Tetap Kalah? Ini Kata Pengamat!
Siapa Pengganti Kluivert? Ini Deretan Kandidat Pelatih Timnas Indonesia dari Lokal hingga Asing
Kabar ini menarik perhatian publik sepak bola Tanah Air mengingat baru beberapa hari, PSSI mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Kluivert setelah gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Meski masa tugasnya di Indonesia telah usai, Pastoor tidak menutup kemungkinan kembali bekerja dengan Kluivert dan staf lainnya, seperti Gerald Vanenburg dan Denny Landzaat. Dunia sepak bola, menurutnya, selalu penuh kejutan.
“Selalu ada kemungkinan kami bekerja sama,” tegasnya.
Pemecatan Hal Biasa di Sepakbola
Pastoor mengaku tidak kaget dengan keputusan pemecatan Kluivert dan staf kepelatihannya. Ia menilai hal semacam ini sudah menjadi bagian dari kehidupan di dunia sepak bola.
“Kalau sudah lama berkecimpung di sepakbola, hal seperti ini tidak lagi mengejutkan. Tapi, saya sempat berpikir proyek ini akan berlangsung lebih lama dari sekadar mencoba lolos ke Piala Dunia,” tegas Pastoor.
Ia juga menjelaskan bagaimana suasana internal menjelang keputusan akhir.
“Di saat sentimen sangat negatif, maka perlu dipertanyakan apa yang akan kita hadapi. Setelah kembali dari Jeddah, mereka berdiskusi dan memutuskan untuk mengakhiri semuanya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pastoor juga menyinggung ekspektasi tinggi yang sempat dibebankan kepada tim pelatih. Ia menilai target membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 terlalu berat untuk kondisi saat ini.
“Setahu saya, ada tiga poin kesepakatan dengan PSSI. Pertama, luar biasa jika bisa menembus Piala Dunia. Hanya saja sebagai tim peringkat 119 dunia, itu tidak mudah atau tidak logis,” pungkasnya.










