ID EN

Margoz Kamengmau Bidik Panggung Golf Internasional Lewat JGS Indonesia 2026

Rabu, 17 Juni 2026 | 14:29

Penulis: Rojes Saragih

Jakarta – Nama Margoz Marvin Kamengmau semakin mencuri perhatian dalam perkembangan Golf Junior Indonesia. Pegolf berusia 17 tahun asal Bali ini menjadi salah satu peserta The Junior Golf Series (JGS) Indonesia 2026 kategori Class A Boy yang dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di level internasional.

Margoz hadir sebagai narasumber dalam Podcast ITSMe yang digelar di Royale Jakarta Golf Club, Jakarta, pada 19 April 2026. Dalam podcast yang dipandu Syafira dan Yatna tersebut, ia didampingi sang ibu, Lilis, yang selama ini berperan besar dalam perjalanan karier golfnya.

Golf telah menjadi bagian dari kehidupan Margoz sejak usia dini. Pegolf binaan Pengprov PGI Bali itu mulai aktif mengikuti turnamen sejak kategori usia 9–10 tahun. Pembinaannya ditempa melalui program PGI Bali dan latihan rutin di sejumlah lapangan seperti Bali National Golf Club serta berbagai sirkuit lokal di Pulau Dewata.

Bakat dan kerja kerasnya mulai terlihat sejak usia muda. Pada 2019, Margoz menjuarai IJG Premier League 2 Gombel dan McDonald Junior Golf Championship. Setahun kemudian, ia meraih gelar juara Kejuaraan Nasional Junior 2020 di Gading Raya serta menjadi juara pada turnamen yang digelar di Senayan National Golf Club, Jakarta.

Selain mengoleksi gelar juara, Margoz juga konsisten berada di papan atas berbagai kejuaraan nasional. Ia pernah finis peringkat keempat Kejurnas Junior 2019 kategori usia 9–10 tahun dan peringkat keempat Gobar Junior Golf Jakarta 2021 kategori C.

Kemampuannya juga teruji pada level yang lebih tinggi. Margoz pernah menjadi juara kategori D putra dalam turnamen internasional di Jakarta, mewakili Bali pada kualifikasi PON 2023, serta mencatatkan hasil T22 pada Indonesia Tourism Golf Pro Series 2023.

Performa Margoz terus meningkat. Pada musim 2026, ia sukses menjadi runner-up Kejuaraan Nasional Junior Golf Indonesia. Saat ini ia berada di kisaran Top 15 nasional dalam ranking Indonesian Junior Golf (IJG) dengan rata-rata skor kompetitif sekitar 75 pukulan per ronde.

Dalam podcast ITSMe, Margoz mengaku ingin menembus kompetisi internasional secara konsisten dan membawa nama Indonesia di panggung dunia. Karena itu, kehadiran JGS Indonesia menjadi momentum penting dalam pengembangan kariernya.

JGS Indonesia merupakan bagian dari jaringan The Junior Golf Series yang telah berkembang di sejumlah negara Asia. Sepanjang musim 2026, ajang ini menggelar 16 turnamen yang terintegrasi melalui Point Race System. Pegolf yang tampil konsisten berpeluang lolos ke Indonesian Junior Masters 2026 dan mewakili Indonesia di berbagai turnamen internasional seperti Singapore Junior Masters, Thailand Junior Masters, Taiwan Junior Open, JGS Korea Championship, hingga NextGen Amateur Tour Australia.

Putra pengusaha kulit Sunny Kamengmau ini masih memiliki perjalanan panjang. Namun dengan prestasi yang telah diraih sejak usia dini, pengalaman membela Bali di berbagai ajang nasional, serta dukungan keluarga yang kuat, Margoz kini menjadi salah satu prospek menjanjikan golf Indonesia yang tengah menapaki jalan menuju panggung internasional melalui JGS Indonesia.