Emery Optimistis Aston Villa Bisa Taklukkan PSG, Pengalaman Musim Lalu Jadi Modal
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 13:43
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Zaro Ezza Syachniar
Aston Villa tak hanya datang ke Asia untuk menjalani tur pramusim. Pelatih Unai Emery memanfaatkan setiap pertandingan sebagai bagian dari persiapan menuju laga terbesar mereka sebelum musim baru dimulai, final Piala Super Eropa melawan Paris Saint-Germain (PSG).
Juru taktik asal Spanyol itu optimistis timnya memiliki peluang untuk mengalahkan juara Liga Champions.
Pertandingan Aston Villa kontra PSG dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus mendatang. Duel akan mempertemukan Aston Villa sebagai juara Liga Europa dengan kampiun Liga Champions dalam perebutan trofi Piala Super Eropa.
BACA JUGA
Unai Emery Bahagia Kembali ke Jakarta Bersama Aston Villa Setelah 12 Tahun
Aston Villa vs Indonesia All Stars Resmi Digelar di Jakarta, Tiket Mulai Rp350 Ribu
Aston Villa Juara Liga Europa 2026, Unai Emery Ukir Sejarah Baru di Istanbul
Meski mengakui kualitas lawan, Emery menegaskan timnya tidak akan datang hanya untuk menjadi pelengkap. Ia percaya pengalaman menghadapi PSG musim lalu menjadi modal penting bagi Aston Villa untuk kembali bersaing di level tertinggi Eropa.
"PSG adalah salah satu tim terbaik di dunia dengan pelatih terbaik di dunia saat ini. Kami akan mencoba bersaing sebaik mungkin dengan pemain yang kami miliki sekarang. Ini adalah tantangan pertama kami," ujar Emery jelang pertandingan kontra Indonesia All Stars di Jakarta.
Ia menegaskan Piala Super Eropa hanya awal dari perjalanan panjang Aston Villa musim ini. Setelah laga itu, fokus utama tim tetap tertuju pada kompetisi domestik dan Liga Champions.
"Sangat penting setelah final ini bagaimana kami akan mengelola musim depan, terutama di Premier League karena itu adalah prioritas pertama kami untuk berada di posisi teratas. Liga Champions juga kompetisi yang harus kami nikmati dan kami bersaing di sana," tambahnya.
Laga melawan PSG juga akan menjadi pertemuan ketiga kedua tim dalam tahun terakhir. Sebelumnya, Aston Villa berjumpa PSG di babak perempat final Liga Champions musim lalu.
Pada leg pertama, Aston Villa harus mengakui keunggulan PSG setelah kalah 1-3. Namun, tim asuhan Emery mampu memberikan respons impresif pada leg kedua dengan kemenangan 3-2.
Sayangnya, hasil ini belum cukup untuk membawa Villa lolos karena kalah agregat 4-5. Meski tersingkir, Emery menilai dua pertandingan itu memberikan pelajaran berharga bagi skuadnya.
"Dalam dua pertandingan itu kami sangat dekat untuk memiliki kesempatan mengalahkan mereka. Pengalaman itu bagus untuk kami, untuk saya sendiri dan para pemain, untuk percaya pada kapasitas kami bersaing di level ini," ucapnya.
Sebelum menghadapi PSG, Aston Villa masih akan menjalani sejumlah pertandingan pramusim untuk mematangkan performa tim. Salah satunya menghadapi Indonesia All Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu 1 Agustus malam.
Emery menilai pertandingan di Indonesia menjadi bagian penting dari proses membangun kebugaran sekaligus menyempurnakan chemistry antarpemain sebelum memasuki musim kompetisi.
"Dalam 10-12 hari ini, kami akan memainkan pertandingan melawan mereka. Tentu saja ini pertandingan yang spesial. Kami akan mencoba menikmatinya, mempersiapkan diri, dan bersaing. Mencoba membangun tim kami sebaik mungkin meskipun tahu kami belum berada di level terbaik kami," kata Emery.
Laga melawan Indonesia All Stars menjadi pertandingan pramusim keempat Aston Villa. Sebelumnya, klub asal Birmingham itu membuka pramusim dengan kemenangan 5-0 atas Walsall.
Setelah itu, Aston Villa menelan dua kekalahan beruntun saat menghadapi Porto 1-2 dan Real Sociedad 2-4.
Usai dari Jakarta, Aston Villa akan melanjutkan tur Asia ke Thailand untuk menghadapi BG Pathum United pada 4 Agustus. Tiga hari berselang, mereka dijadwalkan melawan Bayern Muenchen sebelum akhirnya bertolak ke Piala Super Eropa.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!