ID EN

Masuk 15 Besar IMTI 2026, Gorontalo Perkuat Posisi Sebagai Destinasi Wisata Ramah Muslim

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 14:52

Penulis: Arif S

Kota Gorontalo, Gorontalo
Arsip - Foto udara bangunan dan pemukiman warga di Ipilo, Kota Gorontalo, Gorontalo.
Sumber: Antara/Adiwinata Solihin

Provinsi Gorontalo membuat pencapaian penting dalam pengembangan sektor pariwisata dengan lolos sebagai salah satu dari 15 peserta Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026. Capaian ini menjadi sinyal positif, Gorontalo semakin diperhitungkan sebagai destinasi wisata ramah muslim di tingkat nasional.

Keberhasilan diraih setelah Gorontalo melewati tahapan kurasi dan penilaian yang dilakukan Kementerian Pariwisata bersama Enhaii Halal Tourism Center (EHTC). Penetapan itu tertuang dalam surat Kementerian Pariwisata Nomor B/SD/7/UM.00.01/D.2.4/2026 tertanggal 30 Juli 2026.

Dari total 20 provinsi yang mengikuti proses seleksi administrasi dan penilaian awal, Gorontalo masuk 15 besar yang berhak melanjutkan ke tahap validasi data dan evidence.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga telah menyiapkan seluruh dokumen serta data pendukung sebagai syarat mengikuti IMTI 2026.

Seluruh dokumen tersebut kemudian melalui proses verifikasi dan kurasi sesuai indikator yang telah ditetapkan Kementerian Pariwisata.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama sejumlah pihak dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan administrasi dan bukti pendukung yang menggambarkan kesiapan Gorontalo sebagai destinasi wisata halal.

"Capaian ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam menyiapkan dokumen, data dukung, serta berbagai evidence yang menggambarkan kesiapan Gorontalo sebagai destinasi wisata ramah muslim," ujar Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe.

Keberhasilan lolos ke tahap berikutnya bukan akhir dari proses. Pemerintah Provinsi Gorontalo bersiap menghadapi tahapan validasi data yang akan menjadi penentu dalam penilaian akhir IMTI 2026.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Pariwisata mengundang seluruh provinsi yang lolos untuk mengikuti Workshop Pengumpulan Data dan Evidence Kajian Indonesia Muslim Travel Index 2026 yang digelar secara daring pada Jumat 31 Juli.

Workshop bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memastikan seluruh data pendukung yang disampaikan setiap daerah telah memenuhi indikator penilaian.

Pemerintah Provinsi Gorontalo kini memfokuskan pada penyempurnaan proses validasi bersama Kementerian Pariwisata.

Seluruh organisasi perangkat daerah, pelaku industri pariwisata, akademisi, komunitas, hingga pemerintah kabupaten dan kota akan dilibatkan agar seluruh indikator penilaian dapat dipenuhi secara maksimal.

Langkah ini menunjukkan komitmen Gorontalo dalam membangun ekosistem pariwisata halal yang tidak hanya mengandalkan potensi destinasi, tetapi juga kualitas layanan dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan.

Bagi Gorontalo, keberhasilan masuk dalam 15 besar IMTI 2026 juga menjadi momentum untuk meningkatkan daya saing daerah di tengah berkembangnya tren wisata ramah muslim di Indonesia.

Predikat sebagai destinasi ramah wisatawan muslim diharapkan mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain memperluas promosi pariwisata daerah, pencapaian ini juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!