ID EN

Tekad Herdman Bawa Indonesia Taklukkan Oman untuk Pertama Kalinya Sejak 1988

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:07

Penulis: Arif S

Pelatih timnas Indonesia John Herdman
Pelatih timnas Indonesia John Herdman.
Sumber: Antara/Zaro Ezza Syachniar

Timnas Indonesia memasuki FIFA Matchday Juni 2026 dengan misi lebih besar dari sekadar meraih kemenangan. Saat menjamu Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat 5 Juni 2026, Skuad Garuda bertekad mengakhiri penantian panjang selama 38 tahun.

Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi era baru Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman. Selain menjadi kesempatan mengukur perkembangan tim, duel melawan Oman juga membuka peluang Garuda menghapus catatan negatif yang telah membayangi selama hampir empat dekade.

Indonesia terakhir kali merasakan kemenangan atas Oman di ajang King's Cup 1988 di Bangkok, Thailand. Kala itu, skuad Merah Putih menang telak dengan skor 3-0.

Namun setelah kemenangan itu, Indonesia tidak pernah lagi menaklukkan tim berjuluk Al Ahmar. Indonesia hanya meraih dua kemenangan, satu Hasil Imbang, dan menelan tiga kekalahan dari Oman.

Pertemuan terakhir kedua negara terjadi pada Mei 2021 dalam laga persahabatan di Dubai, Uni Emirat Arab. Saat itu Indonesia harus mengakui keunggulan Oman dengan skor 1-3.

Catatan itulah yang kini menjadi tantangan besar bagi John Herdman. Pelatih asal Inggris tersebut secara terbuka mengakui laga melawan Oman memiliki arti penting bagi timnya.

"Tim sudah siap. Kami telah menjalani lima hari persiapan bersama dengan sangat baik. Kami juga baru menyelesaikan latihan terakhir, dan saat ini suasana tim sangat positif. Semua pemain memiliki semangat tinggi dan antusias untuk bermain serta memberikan yang terbaik untuk kalian," ujarnya dalam konferensi pers jelang duel di SUGBK.

Herdman menyadari besarnya tantangan yang menanti anak asuhnya. Namun tantangan itu menjadi motivasi tambahan untuk menciptakan sejarah baru.

"Sudah 38 tahun kami tidak pernah mengalahkan Oman, dan itu menjadi tantangan besar bagi kami," tambahnya.

Persiapan Timnas Indonesia menjelang pertandingan sebenarnya tidak berjalan optimal. Sejumlah pemain datang terlambat bergabung karena kondisi kebugaran dan masalah kesehatan.

Marselino Ferdinan misalnya, berada di pinggir lapangan saat sesi latihan resmi sehari menjelang pertandingan. Sementara, Calvin Verdonk yang baru tiba masih menjalani fisioterapi dan belum sepenuhnya bergabung dalam latihan tim.

Meski demikian, Herdman tetap optimistis kondisi skuadnya semakin membaik menjelang pertandingan.

"Kami sempat menghadapi sedikit kendala karena beberapa pemain datang terlambat akibat masalah kesehatan dan sakit. Namun, saya merasa semua pemain sudah kembali menemukan ritme permainan mereka malam ini," kata Herdman.

Optimisme juga disampaikan bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks. Pemain Borussia Monchengladbach itu menilai suasana tim sedang sangat positif dan memiliki tujuan sama untuk meraih kemenangan.

"Saat ini kami berada dalam kondisi yang baik. Kami telah menjalani beberapa hari latihan yang cukup berat bersama untuk membangun kekompakan dan ritme permainan," katanya.

Menurut Diks, proses adaptasi terhadap strategi dan pendekatan permainan berjalan dengan baik selama pemusatan latihan.

"Semua pemain memiliki tujuan yang sama, memahami strategi yang sama, dan menjalankan instruksi taktik yang sama. Saya merasa suasana di dalam tim sangat positif, dan kami berharap mendapat dukungan penuh dari kalian besok," katanya.

Herdman mengharapkan dukungan suporter dengan dating ke stadion. Mantan Pelatih Timnas Kanada itu ingin atmosfer SUGBK menjadi kekuatan tambahan.

"Kami berharap para suporter bisa memenuhi GBK besok malam dan memberikan dukungan penuh kepada tim nasional," ucap Herdman.

"Dengan dukungan dari kalian, kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk menciptakan sejarah baru," tegasnya.

Kevin Diks menambahkan harapannya untuk menjadikan laga ini sebagai momentum kebangkitan Timnas Indonesia.

"Kami berharap bisa mengalahkan Oman untuk pertama kalinya dalam 38 tahun terakhir," harapnya.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!