Dari Perunggu Piala Dunia ke Rekor Transfer Chelsea, Morgan Rogers Memulai Babak Baru
Minggu, 19 Juli 2026 | 17:00
Penulis: Rojes Saragih

Sumber: ITSMe - ChatGPT AI
Beberapa jam sebelumnya, Morgan Rogers masih mengenakan seragam putih Inggris. Ia baru saja membantu Three Lions menutup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 6-4 atas Prancis dalam laga perebutan tempat ketiga. Kini, sebelum euforia itu benar-benar mereda, kariernya bersiap memasuki babak yang jauh lebih besar.
Chelsea dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Aston Villa untuk merekrut Rogers dengan nilai transfer 117 juta pound sterling (sekitar Rp2,8 triliun), menurut laporan The Athletic, Minggu (19/7/2026). Jika rampung, kesepakatan itu akan memecahkan rekor pembelian Chelsea sekaligus menempatkan Rogers di jajaran pemain Inggris termahal sepanjang sejarah.
Rogers telah menyepakati kontrak berdurasi enam tahun hingga 2032 dengan opsi perpanjangan satu musim. Tes medis dijadwalkan berlangsung pada Senin sebelum Chelsea mengumumkan transfer tersebut secara resmi.
BACA JUGA
Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih Baru
Xabi Alonso Buka Suara Soal Masa Depan Enzo Fernandez di Chelsea
Xabi Alonso Dikabarkan Capai Kesepakatan Latih Chelsea Selama 4 Musim
Kesepakatan itu tercapai hanya beberapa jam setelah Rogers menyelesaikan tugasnya bersama tim nasional Inggris. Dari panggung Piala Dunia, ia kini bersiap memasuki salah satu transfer terbesar dalam sejarah Liga Inggris—sebuah lompatan yang nyaris sulit dibayangkan ketika Aston Villa merekrutnya dari Middlesbrough hanya dua tahun lalu.
Chelsea memenangi persaingan
Chelsea bukan satu-satunya klub yang menginginkan Rogers.
Arsenal juga berusaha memboyong gelandang serang timnas Inggris itu. Namun sejak awal, Rogers menjadikan Stamford Bridge sebagai tujuan utamanya.
Salah satu faktor penentu adalah kehadiran Xabi Alonso.
Pelatih asal Spanyol itu disebut berhasil meyakinkan Rogers lewat proyek jangka panjang yang tengah dibangun Chelsea. Klub London Barat tersebut melihat Rogers sebagai salah satu fondasi utama untuk membentuk era baru di bawah Alonso.
Dua tahun yang mengubah segalanya
Lonjakan karier Rogers terjadi begitu cepat.
Aston Villa merekrutnya dari Middlesbrough pada Februari 2024 dengan nilai awal sekitar 7 juta pound sterling ditambah bonus yang membuat total transfer mencapai sekitar 15 juta pound.
Dua musim kemudian, nilainya melonjak hampir delapan kali lipat.
Selama memperkuat Villa, Rogers mencetak 31 gol dan 29 assist dalam 125 pertandingan di semua kompetisi.
Musim 2025/2026 menjadi yang paling gemilang dalam kariernya sejauh ini. Ia membukukan 14 gol dan 12 assist dari 55 penampilan, membantu Aston Villa finis di zona Liga Champions sekaligus menjuarai Liga Europa.
Pada partai final Liga Europa, Rogers bahkan menyumbang satu gol dan satu assist, membawa Villa meraih gelar Eropa pertama sejak 1982.
Transfer tersebut juga menjadi keuntungan besar bagi Middlesbrough.
Klub Championship itu masih memiliki klausul sekitar 20 persen dari keuntungan penjualan Rogers, sehingga diperkirakan akan menerima pemasukan sekitar 20 juta pound sterling dari kesepakatan tersebut.
Piala Dunia mengangkat nilainya
Performa Rogers di level klub berlanjut bersama tim nasional Inggris.
Setelah menerima panggilan perdana ke timnas senior pada November 2024, ia berkembang menjadi salah satu pemain yang mendapat kepercayaan penuh dari Thomas Tuchel di Piala Dunia 2026.
Rogers tampil dalam seluruh pertandingan Inggris sepanjang turnamen.
Salah satu kontribusi terpentingnya hadir pada semifinal ketika umpan silangnya diselesaikan Anthony Gordon menjadi gol pembuka Inggris saat menghadapi Argentina. Meski Three Lions akhirnya kalah 1-2, penampilan Rogers kembali menunjukkan kematangannya di panggung terbesar sepak bola dunia.
Ia kemudian kembali dipercaya sebagai starter saat Inggris mengalahkan Prancis 6-4 pada laga perebutan tempat ketiga untuk memastikan medali perunggu.
Investasi besar era Xabi Alonso
Bagi Chelsea, kedatangan Rogers bukan sekadar menambah satu nama di dalam skuad.
Kemampuannya bermain sebagai gelandang serang maupun di kedua sisi sayap membuatnya sesuai dengan karakter permainan yang ingin dibangun Xabi Alonso.
Di usia 23 tahun, Rogers juga dinilai masih memiliki ruang besar untuk berkembang.
Chelsea memang harus membayar harga yang sangat mahal. Namun klub melihat Rogers bukan hanya sebagai pemain yang sedang berada di puncak performanya, melainkan investasi jangka panjang yang diproyeksikan menjadi salah satu wajah baru era Xabi Alonso.
Beberapa jam sebelumnya, Morgan Rogers masih merayakan medali perunggu bersama Inggris. Dalam waktu dekat, ia kemungkinan akan mengenakan seragam biru Chelsea untuk pertama kalinya.
Piala Dunia memberinya panggung untuk menunjukkan kualitasnya. Kini, Stamford Bridge akan menjadi tempat untuk membuktikan bahwa nilai transfer 117 juta pound itu memang layak dibayar.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!