Kejutan Besar! Diperkuat Anak Zinedine Zidane, Aljazair Tumbangkan Belanda
Kamis, 4 Juni 2026 | 09:35
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/x.com/Algeria_FC
Aljazair mengirimkan pesan kuat menjelang Piala Dunia 2026 setelah menciptakan kejutan dengan menumbangkan Belanda 1-0 pada laga persahabatan internasional di Stadion De Kuip, Rotterdam, Kamis dini hari WIB. Di tengah dominasi tuan rumah sepanjang pertandingan, Anis Hadj Moussa menjadi pahlawan kemenangan Aljazair.
Hasil ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Aljazair sebelum berlaga di putaran final Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Les Fennecs akan menghadapi tantangan berat di Grup J yang juga dihuni Argentina, Yordania, dan Austria.
Bagi Belanda, kekalahan ini menjadi alarm menjelang rangkaian persiapan terakhir mereka sebelum kompetisi resmi dimulai.
BACA JUGA
Timnas Belanda Andalkan Skuad Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Kemenangan Bersejarah Jepang Atas Inggris di Wembley, Gol Winger Brighton Jadi Pembeda
Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Favorit, Tapi Jalan Menuju Fase Gugur Tidak Mudah
Tim asuhan Ronald Koeman sebenarnya mendominasi dengan menciptakan sejumlah peluang berbahaya sejak menit awal.
Donyell Malen beberapa kali merepotkan lini pertahanan Aljazair. Bahkan, Oranje sempat membobol gawang lawan lewat penyelesaian Tijjani Reijnders. Namun, gol Tijjani dianulir wasit karena posisi offside.
Tekanan terus dilancarkan tuan rumah. Ryan Gravenberch memperoleh peluang untuk membawa Belanda unggul, tetapi kiper Aljazair Luca Zidane, putra Legenda Sepak Bola Prancis, Zinedine Zidane menunjukkan refleks gemilang.
Sepanjang babak pertama, Belanda mendominasi penguasaan bola dan terus menggempur pertahanan lawan. Namun lini belakang Aljazair bertahan dengan disiplin. Skor imbang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Aljazair mulai berani menyerang. Ibrahim Maza mengancam gawang Belanda, tetapi tembakannya belum menemui sasaran.
Belanda kembali mengambil alih kendali permainan. Tijjani mencoba peruntungannya lewat tendangan voli, namun bola masih melenceng.
Tak lama kemudian, Justin Kluivert juga mendapat peluang, tetapi penyelesaiannya belum mengubah skor.
Ketika Belanda mencari gol kemenangan, Aljazair justru memberikan pukulan telak di menit ke-86.
Serangan cepat Les Fennecs dimaksimalkan Anis Hadj Moussa untuk menjebol gawang tuan rumah.
Belanda berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan di sisa waktu pertandingan. Namun, pertahanan Aljazair tetap kokoh dan menghalau setiap upaya yang dilakukan skuad Ronald Koeman.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk kemenangan Aljazair tidak berubah. Hasil ini menjadi salah satu kejutan menarik dalam Agenda FIFA Match Day.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!