Trump Akan Saksikan Langsung Final Piala Dunia 2026 dan Serahkan Trofi Juara
Jumat, 17 Juli 2026 | 06:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/FIFA
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipastikan akan menghadiri partai final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dengan Argentina di Stadion New Jersey pada 20 Juli WIB. Kehadiran Trump menjadi salah satu sorotan jelang laga puncak turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Final ini akan menjadi kehadiran pertama Trump secara langsung di stadion selama Piala Dunia 2026. Kehadirannya sekaligus menandai penutupan turnamen yang untuk pertama kalinya digelar di tiga negara, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan kehadiran Trump mencerminkan keberhasilan Amerika Serikat sebagai tuan rumah ajang sepak bola paling bergengsi.
BACA JUGA
Presiden FIFA Bantah Donald Trump Intervensi Kasus Kartu Merah Balogun
Mengenal Maskot Piala Dunia 2026, Tiga Hewan Ikonik Wakili Tuan Rumah
Brasil Ditantang Jepang, Pertahanan Tanjung Verde Diuji Messi di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
"Kehadiran Presiden akan menjadi penutup dari apa yang telah menjadi Piala Dunia yang paling banyak ditonton, paling aman, dan paling sukses dalam sejarah Amerika,"** kata Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt yang dikutip dari The Guardian.
Leavitt menambahkan, kehadiran Trump menjadi simbol penutup ideal untuk turnamen yang mendapat perhatian dunia.
"Ini merupakan penutup yang tepat untuk sebuah turnamen yang menunjukkan kemampuan Amerika menjadi tuan rumah bagi dunia di panggung terbesar," katanya.
Sebelum menghadiri pertandingan final, Trump dijadwalkan mengikuti acara resmi FIFA di Trump Tower, New York, pada 18 Juli WIB.
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya telah mengumumkan Trump akan hadir pada laga final sekaligus menyerahkan trofi kepada tim juara. Namun, kepastian tersebut baru dikonfirmasi secara resmi Gedung Putih.
Meski belum pernah hadir langsung di stadion sepanjang turnamen, nama Trump beberapa kali menjadi perhatian selama Piala Dunia 2026.
Salah satunya ketika ia mengungkap telah meminta Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meninjau ulang kartu merah yang diterima penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Kartu merah itu didapatkan Balogun saat menghadapi Bosnia.
Setelah dilakukan peninjauan, FIFA mencabut hukuman larangan bermain satu pertandingan terhadap Balogun sehingga sang penyerang dapat tampil saat Amerika Serikat menghadapi Belgia di babak 16 besar.
Namun, kehadiran Balogun belum mampu menghindarkan tim tuan rumah dari kekalahan telak 1-4.
Rencana Trump menyerahkan trofi juara juga mengingatkan publik pada momen kontroversial seusai final Piala Dunia Antarklub 2025.
Saat itu, Trump menyerahkan trofi kepada kapten Chelsea, Reece James, tetapi tetap berada di podium ketika para pemain merayakan gelar juara.
Momen tersebut sempat menjadi perbincangan luas, terlebih setelah diketahui replika trofi tersebut kemudian disimpan di kantornya.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!