Kunci Juara Liga Inggris, Arsenal Bisa Sempurnakan Musim dengan Gelar Liga Champioms
Rabu, 20 Mei 2026 | 10:40
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/UEFA.com
Keberhasilan Arsenal memastikan gelar Liga Inggris 2025-2026 membuka jalan bagi tim asuhan Mikel Arteta untuk sepenuhnya mengalihkan fokus ke final Liga Champions. Momen itu hadir lebih cepat setelah Manchester City gagal meraih kemenangan saat menghadapi Bournemouth pada pekan ke-37.
Hasil imbang 1-1 yang diraih City membuat The Citizens tertinggal empat poin dari Arsenal dengan kompetisi hanya menyisakan satu pertandingan. Situasi tersebut memastikan Arsenal tak lagi bisa dikejar di puncak klasemen dan resmi mengakhiri perburuan gelar domestik.
Musim ini, Arsenal menjadi tim paling konsisten di Liga Inggris. The Gunners menjadi tim dengan kemenangan terbanyak sepanjang musim dan hampir selalu memimpin klasemen sejak paruh pertama kompetisi. Konsistensi itu menjadi fondasi utama keberhasilan mereka merebut trofi liga.
BACA JUGA
Menuju Garis Finis: Adu Mental Final UCL, Hitungan Juara EPL, dan Persija Sang Penentu Nasib
Mikel Arteta Redam Wacana Quadruple, Arsenal Fokus Lawan Bayer Leverkusen di Liga Champions
Terima Kasih Arsenal! Liga Inggris Kembali Punya 5 Wakil di Liga Champions
Meski gagal berbicara banyak di Piala FA dan Piala Liga, Arsenal justru menunjukkan kedewasaan permainan di dua kompetisi paling penting. Setelah memastikan trofi Premier League dalam genggaman, kini fokus penuh diarahkan menuju partai terbesar musim ini, final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada 30 Mei di Budapest.
Bagi Arsenal, kesempatan ini bukan sekadar mengejar trofi Eropa pertama. Mereka juga berpeluang menyempurnakan perjalanan luar biasa dengan status tak terkalahkan sepanjang kompetisi Liga Champions musim ini.
The Gunners sejauh ini mencatatkan 11 kemenangan dan tiga hasil imbang dari 14 pertandingan di Liga Champions. Dominasi Arsenal terlihat sejak fase liga ketika mereka meraih delapan kemenangan beruntun, termasuk kemenangan meyakinkan atas Atletico Madrid, Bayern Munich, dan Inter Milan.
Ketangguhan Arsenal berlanjut pada fase gugur. Bukayo Saka dan kolega mampu menjaga konsistensi dengan kombinasi satu kemenangan dan satu hasil imbang di setiap fase. Bayer Leverkusen, Sporting CP, hingga Atletico Madrid akhirnya tersingkir dari jalur Arsenal menuju final.
Tim asuhan Mikel Arteta memastikan tiket final setelah menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1 di semifinal. Setelah bermain imbang 1-1 di Madrid, Arsenal mengunci kemenangan 1-0 di London untuk memastikan langkah ke Budapest.
Final musim ini menjadi final Liga Champions kedua sepanjang sejarah klub London Utara. Menariknya, perjalanan Arsenal kali ini mengingatkan publik pada skuad Arsene Wenger tahun 2006 yang juga melaju ke final tanpa terkalahkan sejak fase grup.
Namun, memori pahit masih membayangi Arsenal. Dua dekade lalu, mereka gagal mengangkat trofi setelah kalah 1-2 dari Barcelona di final Paris meski tampil impresif sepanjang turnamen. Kini, generasi baru Arsenal memiliki kesempatan menuntaskan penantian panjang sekaligus mencatat sejarah baru bagi klub.
Jika mampu mengalahkan PSG, Arsenal bukan hanya akan meraih gelar Liga Champions pertama mereka, tetapi juga menjadi tim Inggris ketujuh yang berhasil mengangkat trofi paling prestisius di Eropa. Sebelumnya, hanya Liverpool, Manchester United, Chelsea, Nottingham Forest, Manchester City, dan Aston Villa yang pernah mencapainya.
Kesuksesan di Liga Inggris menemoatkan Arsenal dalam posisi ideal. Tekanan perebutan gelar domestik telah selesai, energi pemain bisa difokuskan sepenuhnya untuk satu pertandingan penentu di Budapest.
Momentum, konsistensi, dan kepercayaan diri kini menjadi modal utama The Gunners untuk mengejar musim sempurna.
Perjalanan Arsenal menuju final Liga Champions 2025-2026 menunjukkan, mereka bukan sekadar kejutan. Mereka adalah kandidat kuat juara yang tampil stabil, disiplin, dan lapar sejarah.
Kini tinggal menunggu apakah skuad Mikel Arteta mampu menyelesaikan misi besar yang sudah di depan mata.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!