Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi: Siapa Paling Sering Kalah di Partai Final?
Senin, 18 Mei 2026 | 14:30
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Xinhua/Huang Hongzhi/aa
Kegagalan Cristiano Ronaldo bersama Al Nassr di final AFC Champions League Two 2025-2026 kembali membuka perdebatan lama soal rivalitasnya dengan Lionel Messi. Siapa yang lebih sering kalah di final, Ronaldo atau Messi?
Al Nassr harus menyerah 0-1 dari Gamba Osaka pada final ACL 2 di Stadion Al Awwal Park, Minggu dini hari WIB. Gol tunggal Deniz Hummet di menit ke-29 menggagalkan ambisi Ronaldo meraih trofi Asia pertamanya sejak pindah ke Arab Saudi.
Kekalahan itu menjadi final ke-15 yang gagal dimenangkan Ronaldo sepanjang karier profesionalnya, baik di level klub maupun tim nasional, pada 2002-2026.
BACA JUGA
2025 Jadi Anomali Ledakan Cristiano Ronaldo: Tak Ada Hattrick, Rekor 15 Tahun Beruntun Terhenti
Perang Angka Messi Vs Ronaldo: Siapa Raja Gol 2025?
Al-Nassr Gagal Juara AFC Champions League 2, Cristiano Ronaldo Kembali Nirgelar
Dalam tiga setengah musim bersama Al Nassr, penyerang Portugal itu sudah empat kali kalah di partai puncak.
Sebelumnya, Ronaldo gagal mengantarkan Al Nassr menjadi juara saat kalah dari Al Hilal dan Al Ahli di Piala Super Saudi. Setelah itu, Ronaldo dikalahkan Al Hilal pada final Piala Raja.
Jumlah kegagalan Ronaldo di laga final kini melampaui Messi, kalah 13 kali di partai penentuan sepanjang kariernya.
Perjalanan pahit Ronaldo di final dimulai saat masih membela Sporting CP. Ia gagal meraih gelar Piala Portugal 2003 setelah dikalahkan FC Porto.
Setahun kemudian, Ronaldo kembali merasakan luka mendalam ketika timnas Portugal kalah dari Yunani pada final Euro 2004 di kandang sendiri.
Saat memperkuat Manchester United, Ronaldo mengalami tiga kekalahan final. Dua di antaranya terjadi di final Piala FA 2005 dan 2007 melawan Arsenal dan Chelsea.
Kekalahan paling menyakitkan terjadi di final Liga Champions 2008-2009 ketika Manchester United tumbang dari Barcelona yang masih diperkuat Lionel Messi.
Meski meraih banyak trofi bersama Real Madrid dan Juventus, Ronaldo tetap tidak lepas dari kegagalan di final.
Selama membela Real Madrid pada periode 2009-2018, ia kalah empat kali di final Copa del Rey dan Piala Super Spanyol dari Barcelona dan Atlético Madrid.
Ketika bermain untuk Juventus, Ronaldo kembali gagal di final Piala Super Italia 2019 melawan Lazio dan final Coppa Italia 2020 kontra Napoli.
Messi unggul secara statistik di laga final. Kapten timnas Argentina telah mengoleksi 48 trofi sepanjang kariernya, berbanding 35 milik Ronaldo.
Messi kalah 13 kali di partai final. Delapan kekalahan saat membela Barcelona di Copa del Rey, Piala Super Spanyol, dan Piala Super Eropa.
Salah satu kegagalan terbesar Messi terjadi pada final Piala Dunia 2014 ketika Argentina dikalahkan timnas Jerman.
Selain itu, Messi pernah kalah di final Copa America 2007, 2015, dan 2016 bersama Argentina. Kekalahan final terakhirnya terjadi saat membela Inter Miami CF pada Piala Terbuka AS 2023 melawan Houston Dynamo FC.
Meski sama-sama pernah merasakan pahitnya kekalahan di final, persaingan Ronaldo dan Messi tetap menjadi salah satu rivalitas terbesar dalam sejarah sepak bola modern.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!