ID EN

2025 Jadi Anomali Ledakan Cristiano Ronaldo: Tak Ada Hattrick, Rekor 15 Tahun Beruntun Terhenti

Kamis, 1 Januari 2026 | 15:00

Penulis: Arif S

 Cristiano Ronaldo bersama Al Nassr FC
dok. Cristiano Ronaldo bersama klub sepak bola Al Nassr FC
Sumber: Mehrdad Esfahani/ Wikimedia

Cristiano Ronaldo menutup 2025 dengan mencetak satu gol ke gawang Al Ettifaq. Tahun ini Ronaldo tanpa Hat-Trick, rutinitas yang selama 15 tahun terakhir selalu menjadi bagian dari kalender pribadinya.

Sepanjang tahun 2025 Ronaldo gagal membuat tiga gol dalam satu pertandingan. Ketika Al Nassr ditahan imbang Al Ettifaq 2-2 pada laga terakhir Saudi Pro League, Rabu 31 Desember 2025, CR7 hanya menyumbang satu gol. 

Hasil Imbang tersebut bukan hanya menghentikan laju kemenangan tim, tetapi juga menutup sebuah bab konsistensi individu yang nyaris tak tersentuh.

Ronaldo dkk sebelumnya selalu menang dalam 10 laga beruntun dan saat ini masih menjadi pemuncak klasemen dengan 31 poin.

Tahun Tanpa Tiga Gol

Laga melawan Al Ettifaq bukan sekadar pertandingan liga tetapi juga penanda berakhirnya satu kebiasaan luar biasa Ronaldo.

Catatan mentereng Ronaldo yang selalu membukukan hattrick selama 15 tahun terhenti.

Megabintang Portugal menyudahi tahun 2025 tanpa pernah mencetak hat-trick baik di level klub maupun tim nasional.

Sebelum tahun 2025, Ronaldo selalu membuat minimal satu hat-trick dalam satu tahun kalender.

Pemain berusia 40 tahun itu terakhir kali memborong 3 gol saat Al Nassr menghajar Al Wehda 6-0 pada Mei 2024.

Legenda yang Tetap Produktif

Meski tanpa hat-trick, produktivitas Ronaldo tetap berada di level elite dengan total 41 gol sepanjang kalender 2025. Semua golnya diciptakan dalam 46 pertandingan.

Catatan itu menegaskan naluri mencetak golnya masih tajam.

Secara historis, Ronaldo masih menjadi pesepakbola aktif dengan hattrick terbanyak (66), mengungguli Lionel Messi (61).

Di level global, Ronaldo bukan yang tersubur tahun ini. Kylian Mbappe menjadi pencetak o terbanyak tahun 2025 dengan torehan 66 gol dari 67 pertandingan.

Tahun 2025 menjadi semacam transisi simbolik. Ronaldo tetap produktif, tetapi tak lagi identik dengan ledakan tiga gol dalam satu laga.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!