Geopark Rinjani dan Tambora Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Budaya Kelas Dunia
Senin, 18 Mei 2026 | 07:00
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Canva
Geopark Rinjani dan Geopark Tambora kini tidak hanya dikenal sebagai surga wisata alam dan destinasi pendakian favorit para traveler. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mengembangkan kedua kawasan tersebut sebagai pusat wisata budaya berbasis masyarakat untuk memperkuat identitas daerah sekaligus menarik lebih banyak wisatawan.
Langkah ini menjadi warna baru bagi pariwisata NTB yang selama ini identik dengan panorama pegunungan, pantai eksotis, hingga trekking Gunung Rinjani dan Tambora. Kini, wisatawan juga diajak menikmati kekayaan budaya lokal yang hidup di desa-desa sekitar kawasan geopark.
"Kami kembangkan budaya tradisional, tapi tidak kuno dengan mengikuti perkembangan kekinian tanpa meninggalkan nilai-nilai Nusa Tenggara Barat. Mungkin bentuknya lebih ke Yogyakarta yang terus mempertahankan kebudayaan," kata Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Muhamad Ihwan.
BACA JUGA
Cuaca Cerah, Pantai Ampenan dan Loang Baloq Ramai Lagi
NTB Siap Jadi Magnet Wisata 2026, Kunjungan Ditargetkan Naik
Putri Mandalika 2026: Perpaduan Budaya, Generasi Muda, dan Pesona Lombok
Wisata Alam dan Budaya dalam Satu Perjalanan
Menurut Ihwan, kawasan Geopark Rinjani dan Tambora memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ekosistem budaya yang terintegrasi dengan pariwisata.
"Geopark Rinjani dan Tambora menjadi titik simpul bagian dari ekosistem kebudayaan NTB," kata Muhamad Ihwan di Mataram.
Bagi traveler, konsep ini menawarkan pengalaman wisata yang lebih lengkap. Tidak hanya mendaki gunung atau menikmati panorama alam, wisatawan juga dapat mengenal kehidupan masyarakat lokal, tradisi adat, hingga kuliner khas daerah.
Desa-desa yang berada di kaki Gunung Rinjani dan Tambora hingga kawasan pesisir Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa disebut menyimpan kekayaan budaya yang masih sangat terjaga.
Mulai dari tradisi masyarakat Sasak dan Samawa, kerajinan lokal, musik tradisional, hingga ritual adat menjadi daya tarik baru yang siap diperkenalkan kepada Wisatawan Domestik maupun mancanegara.
Kopi Budaya, Pengalaman Baru di Lereng Rinjani
Salah satu konsep wisata yang mulai disiapkan Pemerintah NTB adalah “Kopi Budaya”, pengalaman wisata yang menggabungkan budaya lokal dengan kekayaan kopi khas kawasan Rinjani.
Konsep tersebut akan dikembangkan di wilayah Sembalun, Lombok Timur, kawasan yang terkenal sebagai pintu Pendakian Gunung Rinjani sekaligus penghasil kopi arabika dan robusta berkualitas.
Traveler nantinya tidak hanya menikmati secangkir kopi, tetapi juga diajak memahami cerita budaya, tradisi masyarakat setempat, hingga kehidupan warga di lereng gunung.
Konsep seperti ini dinilai semakin diminati wisatawan modern yang mencari pengalaman autentik dan lebih dekat dengan kehidupan lokal.
Selain terkenal dengan panorama alamnya, kawasan Sembalun memang mulai berkembang menjadi salah satu Destinasi Wisata kopi di Indonesia Timur.
NTB Ingin Wisata Budaya Tetap Modern
Pemerintah NTB menegaskan pengembangan budaya lokal tidak akan dibuat kaku atau tertinggal zaman. Sebaliknya, budaya tradisional akan dikemas lebih modern agar tetap relevan dengan generasi muda dan wisatawan masa kini.
Ihwan menyebut konsep pengelolaan budaya di NTB nantinya akan mengadopsi pendekatan seperti yang diterapkan di Yogyakarta, yakni menjaga tradisi sambil tetap mengikuti perkembangan zaman.
Potensi budaya NTB yang masih kuat diyakini menjadi modal besar untuk mempercepat Promosi Pariwisata hingga ke tingkat internasional.
Ia juga mengajak komunitas budaya dan masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem pariwisata yang lebih kolaboratif.
"Beda tidak masalah, karena setiap orang memiliki pandangan dan cara berpikir masing-masing. Tapi, pada satu titik, kita ubah sama-sama untuk membangun, memajukan, dan lebih cepat menduniakan Nusa Tenggara Barat," ucap Ihwan.
Destinasi yang Menawarkan Pengalaman Lebih Dalam
Pengembangan Geopark Rinjani dan Tambora sebagai pusat wisata budaya menunjukkan arah baru pariwisata NTB yang tidak hanya menjual keindahan alam, tetapi juga pengalaman.
Traveler kini semakin mencari perjalanan yang memberi cerita, interaksi dengan masyarakat lokal, hingga Pengalaman Budaya yang autentik.
Dengan perpaduan panorama gunung, desa adat, kopi lokal, dan tradisi yang masih hidup, NTB berpeluang menjadi salah satu destinasi wisata budaya terbaik di Indonesia.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!