ID EN

Putri Mandalika 2026: Perpaduan Budaya, Generasi Muda, dan Pesona Lombok

Senin, 5 Januari 2026 | 14:00

Penulis: Respaty Gilang

Patung Putri Mandalika.
Patung Putri Mandalika di KEK Mandalika Lombok Tengah, Provinsi NTB.
Sumber: Antaranews

Pemilihan Putri Mandalika NTB 2026 kembali digelar sebagai bagian dari persiapan menyambut Bau Nyale, tradisi budaya ikonik Lombok yang setiap tahun menarik perhatian Wisatawan Domestik hingga mancanegara. Berlangsung di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, ajang ini tak sekadar menjadi panggung seleksi, tetapi juga ruang lahirnya ikon Pariwisata baru Nusa Tenggara Barat.

Audisi Putri Mandalika 2026 diikuti oleh 60 peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi NTB. Para peserta datang membawa latar belakang budaya daerah masing-masing, menjadikan ajang ini sebagai cerminan keberagaman Lombok dan wilayah sekitarnya yang kaya tradisi, cerita, dan potensi wisata.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Muhlis, menegaskan bahwa ajang ini memiliki peran penting dalam promosi daerah.

"Ajang Pemilihan Puteri Mandalika merupakan agenda tahunan yang memiliki peran strategis dalam promosi budaya dan pariwisata daerah," katanya.

Pemilihan Putri Mandalika juga menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian core event Bau Nyale, Festival Budaya yang sarat dengan legenda Putri Mandalika dan ritual menangkap cacing laut di pesisir selatan Lombok. Event ini telah lama menjadi magnet wisata dan masuk dalam kalender pariwisata unggulan NTB, baik di level nasional maupun internasional.

Lebih jauh, ajang ini dirancang untuk melahirkan figur-figur muda yang mampu berbicara tentang budaya dan pariwisata dengan cara yang relevan bagi generasi sekarang.

“Puteri Mandalika bukan sekadar ajang kecantikan, tetapi wadah untuk mencetak duta budaya dan pariwisata yang cerdas, berkarakter, serta mampu menjadi representasi daerah masing-masing,” ujarnya.

Seluruh peserta didorong untuk mengikuti proses audisi dengan semangat, sportivitas, dan rasa percaya diri. Bagi mereka, ajang ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga kesempatan membawa nama daerah asal ke panggung yang lebih luas, sekaligus menjadi wajah Pariwisata NTB di masa depan.

Melalui proses seleksi ketat oleh dewan juri, akhirnya terpilih 10 finalis Putri Mandalika NTB 2026 yang berhak melaju ke tahap berikutnya. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Juri Audisi Pemilihan Puteri Mandalika NTB Tahun 2026.

Kesepuluh finalis akan menjalani pembekalan intensif dan masa karantina. Dalam tahapan ini, mereka tidak hanya diasah dari sisi penampilan, tetapi juga diperkaya dengan wawasan kebudayaan, kepariwisataan, kepribadian, serta kemampuan berkomunikasi. Proses ini diharapkan melahirkan duta pariwisata yang siap terjun langsung ke masyarakat dan dunia Promosi Wisata.

Pada tahap puncak, 10 finalis akan kembali diseleksi menuju malam grand final. Dari sana, akan ditetapkan lima gelar utama, yakni Puteri Mandalika NTB 2026, Puteri Mandalika NTB Runner Up, Puteri Mandalika NTB Kebudayaan, Puteri Mandalika NTB Pariwisata, dan Puteri Mandalika NTB Favorit.

"Lima gelar tersebut diharapkan mampu menjadi duta yang berperan aktif dalam promosi budaya dan pariwisata Nusa Tenggara Barat," katanya.

Bagi traveler, ajang Putri Mandalika menjadi sisi lain dari pesona Mandalika. Tak hanya pantai dan sirkuit internasional, kawasan ini juga menawarkan cerita budaya yang hidup, Generasi Muda yang aktif, serta tradisi yang terus dirawat sebagai identitas daerah.

Adapun 10 Finalis Puteri Mandalika NTB 2026 adalah:

1. Eva Yuniza (Mataram)
2. Sabrina Rinjani Wilson (Mataram)
3. Gina Sonia (Lombok Tengah)
4. Vega Novia Asrila (Lombok Tengah)
5. Rahma Berliani Faradila (Lombok Barat)
6. Yunia Putri Salsabila (Lombok Barat)
7. Sawlia Hidayati (Lombok Utara)
8. Nia Maulidani Hafsari (Lombok Timur)
9. Ananda Gistha Canthika (Dompu)
10. Ariska anugerah Anjani (Sumbawa)

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!