Penerbangan Langsung Dibuka, Kelantan Bisa Jadi Destinasi Alternatif Warga Jakarta
Rabu, 13 Mei 2026 | 17:30
Penulis: Arif S

Sumber: Envato
Jakarta dan Kelantan memperkuat hubungan regional melalui kerja sama yang diproyeksikan membuka peluang besar di sektor ekonomi dan pariwisata. Salah satu langkah utamanya adalah rencana pembukaan penerbangan langsung Kota Bharu–Jakarta mulai Juni 2026.
Konektivitas baru ini diharapkan mempermudah mobilitas Wisatawan Indonesia dan Malaysia sekaligus membuka Destinasi Alternatif baru di Asia Tenggara.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melihat jalur penerbangan tersebut bukan hanya sebagai akses transportasi, tetapi juga penghubung pertumbuhan perdagangan, investasi, hingga Pertukaran Budaya.
BACA JUGA
Kurangi Pasien Berobat ke Luar Negeri, RS Harapan Kita Hadirkan Layanan Premium
Serunya Lebaran Tanpa Mudik, Jelajah Blok M Naik MRT Cuma Rp1
7 Tempat Wisata Jakarta yang Tetap Buka Saat Lebaran 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut kerja sama itu memiliki potensi besar mengingat kawasan aglomerasi Jakarta memiliki pasar mencapai 42 juta jiwa.
“Tentunya Jakarta akan menjadi tujuan baru bagi warga Kelantan maupun warga Jakarta yang ingin berkunjung ke Kelantan. Hari ini beliau memimpin rombongan ke Jakarta dan kebetulan besok, 14 Mei, ada Kelantan Day di Jakarta,” ujar Pramono usai menerima kunjungan Menteri Besar Kelantan Mohd Nassuruddin Daud di Balai Kota Jakarta, Rabu.
Menurut Pramono, Kelantan berpotensi menjadi destinasi alternatif bagi warga Jakarta yang selama ini lebih sering memilih Penang ketika berkunjung ke Malaysia. Salah satu daya tarik utama wilayah tersebut adalah layanan kesehatan kompetitif dengan biaya relatif terjangkau.
“Kalau selama ini warga Jakarta ke Malaysia, rata-rata ke Penang, mungkin Kelantan bisa menjadi alternatif baru. Salah satu kelebihan Kelantan adalah sektor kesehatannya,” jelas Pramono.
Tidak hanya fokus pada ekonomi dan wisata, Jakarta dan Kelantan juga mulai menjajaki kolaborasi di sektor pendidikan dan kebudayaan. Salah satu agendanya adalah pengembangan serta penggalian naskah Melayu kuno yang menjadi warisan sejarah kedua wilayah.
“Jakarta dan Kelantan berkomitmen membuka pintu kolaborasi di bidang investasi, pendidikan, dan kebudayaan secara lebih luas. Kami juga membuka kerja sama untuk mengembangkan dan menggali naskah Melayu kuno antara Jakarta dan Kelantan karena keduanya memiliki sumber yang luar biasa,” papar Pramono.
Sementara itu, Mohd Nassuruddin Daud mengatakan kunjungannya ke Jakarta menjadi bagian dari promosi besar Kelantan kepada masyarakat Indonesia menjelang dibukanya penerbangan langsung tersebut.
"Kami datang ke sini untuk mempromosikan Negeri Kelantan karena mulai 16 Juni nanti akan ada penerbangan langsung dari Kelantan ke Jakarta. Selain itu, Kelantan juga dikenal memiliki banyak pesantren dan pondok pengajian Islam sejak lama,” kata Mohd Nassuruddin.
Kelantan sendiri menawarkan kombinasi wisata alam, kuliner khas Melayu, hingga nilai sejarah yang kuat karena berbatasan langsung dengan Thailand. Kehadiran Rute Penerbangan langsung diperkirakan akan membuat destinasi tersebut semakin mudah dijangkau wisatawan asal Indonesia.
“Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terjalinnya kolaborasi berkelanjutan antara Jakarta dan Kelantan di berbagai sektor yang saling menguntungkan,” pungkasnya.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!