Fokus Sapu Bersih Dua Laga Sisa, Pelatih Borneo FC Rahasiakan Taktik
Rabu, 13 Mei 2026 | 09:38
Penulis: Arif S

Sumber: Antara Foto/M Risyal Hidayat
Persaingan menuju gelar Super League 2025/2026 semakin menegangkan. Di tengah tekanan perebutan posisi puncak dengan Persib Bandung, Borneo FC memilih menjaga fokus penuh pada dua pertandingan terakhir musim ini.
Pelatih Fabio Lefundes bahkan menolak membuka terlalu banyak detail pendekatan taktik timnya. Juru taktik asal Brasil itu memahami setiap keputusan pada fase akhir kompetisi bisa menentukan nasib trofi juara.
"Saya masih mempunyai dua laga sisa. Jadi, tidak boleh tahu rahasianya sekarang,” ujar Fabio Lefundes, dikutip dari laman I.League.
BACA JUGA
Bhayangkara vs Persib: Tekanan dari Borneo FC Bikin Laga Makin Krusial
Persib vs Borneo FC: Eliano Reijnders Targetkan Tiga Poin di Stadion Segiri
Persaingan Persib dan Borneo FC Memanas Jelang Tutup Tahun Super League
Borneo FC berada dalam posisi rumit sekaligus menjanjikan. Mereka mengoleksi 75 poin dari 32 pertandingan, sama dengan raihan Persib di puncak klasemen. Namun, klub asal Samarinda itu kalah head-to-head sehingga harus puas berada di peringkat kedua.
Situasi tersebut membuat Borneo tidak hanya wajib menyapu bersih dua pertandingan terakhir melawan Persijap Jepara dan Malut United, tetapi juga berharap Persib kehilangan poin saat menghadapi PSM Makassar dan Persijap.
Namun, Lefundes memilih tidak terjebak memikirkan hasil rival. Ia menegaskan timnya lebih memilih mempertahankan momentum positif yang sudah terbangun dalam beberapa pekan terakhir.
Kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United menjadi bukti Pesut Etam tetap memiliki mental bertarung hingga menit akhir.
Menurut Lefundes, kekuatan terbesar Borneo musim ini bukan hanya efektivitas lini depan, tetapi keberanian pemain untuk terus menekan lawan dalam situasi sulit.
Karena itu, ia tidak terlalu mempermasalahkan sejumlah peluang yang gagal dimaksimalkan saat menghadapi Bali United.
"Saya ingat kami adalah tim dengan serangan terbaik di kompetisi ini. Kalau saya marah, mereka akan bilang: 'orang ini gila, kita sudah cetak banyak gol dan dia masih mengeluh'," katanya.
Secara statistik saat menghadapi Bali United, Borneo FC memang hanya unggul tipis dalam penguasaan bola dengan 51 persen berbanding 49 persen.
Mereka juga kalah agresif dalam jumlah percobaan tembakan, 10 berbanding 16 milik lawan. Namun, efektivitas penyelesaian akhir kembali menjadi pembeda penting dalam laga tersebut.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!