ID EN

Sanksi Berat 'Tendangan Kungfu', Bhayangkara FC U-20 Ajukan Banding

Sabtu, 2 Mei 2026 | 06:00

Penulis: Arif S

Penyerang timnas Indonesia U17, Fadly Alberto Hengga
Arsip - Penyerang timnas Indonesia U17, Fadly Alberto Hengga.
Sumber: Antara/Bayu Pratama

Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi larangan bermain satu hingga tiga tahun kepada lima pemain Bhayangkara FC U-20. Sanksi ini diberikan menyusul kericuhan kontra Dewa United U-20 dalam ajang Elite Pro Academy U-20—sebuah insiden yang kini menjadi sorotan tajam publik.

Nama paling disorot adalah Fadly Alberto Hengga. Aksinya dalam video viral “Tendangan Kungfu” ke pemain Dewa United U-20, Rakha Nurkholis, pada pertandingan di Semarang, 19 April 2026, berujung hukuman terberat. Ia mendapat sanksi larangan bermain selama tiga tahun.

Sanksi tersebut menjadi titik hitam dalam perjalanan karier Fadly yang beberapa waktu sempat membela Merah Putih di ajang Piala Asia U-17 dan Piala Dunia U-17.

Tak hanya Fadly, tiga pemain Bhayangkara U-20 lainnya, yaitu Aqilah Lissunah Aljundi, Afrizal Riqh, dan Ahmad Catur dijatuhi sanksi larangan bermain selama dua tahun. Sementara M. Mufdi Iskandar dikenai hukuman satu tahun. 

Tak hanya pemain, Komdis juga menjatuhkan sanksi kepada ofisial tim, Muklis Hadi Ning, berupa larangan mendampingi tim dalam empat pertandingan.

Manajer Bhayangkara FC U-20, Yongky Pandu Pamungkas, mengatakan pihaknya menerima keputusan tersebut, namun membuka ruang evaluasi lebih lanjut.

"Terutama terkait durasi sanksi yang dijatuhkan kepada pemain," ujarnya.

Ia menilai ada sejumlah aspek yang perlu dipertimbangkan ulang secara lebih komprehensif.

"Termasuk kondisi di mana beberapa pemain kami juga berada dalam posisi sebagai pihak yang terdampak," katanya.

Bhayangkara memastikan langkah banding akan ditempuh demi mendapatkan penilaian lebih objektif, menyeluruh, dan berimbang. 

Yongky menambahkan para pemain Bhayangkara U-20 dan Dewa United U-20 telah saling mengenal dengan baik dan tetap menjunjung semangat persaudaraan, meski kericuhan tersebut mencoreng wajah pembinaan Sepak Bola Indonesia.

Bhayangkara FC U-20 menegaskan akan melakukan evaluasi internal guna memperkuat pembinaan agar pemain muda tetap menjunjung tinggi sportivitas, sembari tetap memperjuangkan hak para pemain melalui jalur yang telah diatur.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!