ID EN

Rinjani 100 Perkuat Posisi Lombok Sebagai Destinasi Sports Tourism Kelas Dunia

Rabu, 29 April 2026 | 13:00

Penulis: Arif S

Arsip - Rinjani 100 Ultra di depan Desa Senaru, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi NTB
Arsip - Rinjani 100 Ultra di depan Desa Senaru, Kabupaten Lombok Utara, NTB, 25 Mei 2024.
Sumber: Antara/HO-Humas Pemkab Lombok Utara

Kabut lereng Gunung Rinjani akan segera menjadi saksi ribuan pelari dari seluruh penjuru dunia. Sebanyak 2.275 peserta dari 38 negara dijadwalkan mengikuti ajang lari tahunan Rinjani 100 di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 1–3 Mei 2026.

Di antara padang savana Sembalun, jalur hutan pegunungan, dan panorama vulkanik, Rinjani 100 telah menjelma menjadi salah satu lomba trail running paling bergengsi di Indonesia. 

Tahun ini, event tersebut menghadirkan 1.375 pelari Indonesia dan 900 pelari internasional. Jumlah ini menandai semakin kuatnya daya tarik Rinjani di panggung global.

Pendiri FoneSport, Hendra Wijaya, mengatakan seluruh persiapan telah memasuki tahap akhir dan secara umum siap dilaksanakan.

"Koordinasi bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan, serta seluruh pihak pendukung terus dilakukan guna memastikan event berjalan lancar, aman, dan sukses," ujarnya saat bertemu Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Mataram, Selasa.

Bagi banyak pelari, Rinjani 100 bukan sekadar perlombaan, tetapi pengalaman menembus jalur ekstrem di salah satu lanskap paling menawan di Asia Tenggara. Setiap tanjakan menghadiahkan pemandangan lembah hijau, punggungan gunung, dan langit tropis.

Hendra menilai pertumbuhan jumlah peserta menunjukkan posisi Rinjani 100 semakin diperhitungkan di kalender trail running dunia.

"Ini menunjukkan Rinjani 100 terus berkembang sebagai salah satu event trail running unggulan Indonesia semakin dikenal di tingkat global," kata Hendra Wijaya.

Lebih jauh, pertemuan dengan Gubernur NTB juga membahas potensi besar kawasan Sembalun sebagai panggung berbagai kegiatan sepanjang tahun, mulai dari olahraga, budaya, pariwisata, hingga Ekonomi Kreatif.

"Rinjani bukan hanya cocok untuk trail running, tetapi memiliki potensi besar untuk berbagai event nasional dan internasional. Jika dikelola bersama, kawasan ini bisa menjadi magnet Wisata Olahraga Indonesia," katanya.

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menilai Rinjani 100 bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga sarana promosi daerah dan penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh penyelenggaraan Rinjani 100. Kami berharap event ini terus berkembang menjadi agenda berkualitas yang mampu menarik wisatawan dan membawa manfaat luas bagi masyarakat," katanya.

Di desa-desa sekitar jalur lomba, manfaat itu terasa nyata. Penginapan rumahan, transportasi lokal, kuliner tradisional, hingga pelaku ekonomi kreatif menikmati lonjakan aktivitas setiap kali event digelar.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, menyebut Rinjani 100 sebagai contoh kolaborasi ideal antara pemerintah dan swasta dalam membangun citra destinasi.

"Rinjani 100 bukan hanya lomba lari, tetapi juga sarana Promosi Pariwisata NTB ke dunia internasional. Kami melihat dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat lokal, terutama sektor home stay, transportasi, kuliner, dan ekonomi kreatif," katanya.

Ketika garis start dibuka awal Mei nanti, para peserta tidak hanya berlari mengejar waktu. Mereka akan menapaki jejak di salah satu lanskap paling memesona, tempat olahraga, petualangan, dan budaya bertemu dalam satu napas panjang bernama Rinjani.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!